Pasukan pro-pemerintah Yaman berkumpul di pinggiran timur Hodeidah saat mereka terus bertempur untuk menguasai kota itu dari pemberontak Houtsi pada 10 November 2018. (AFP)


JEDDAH (Arrahmah.com) – “Menteri informasi” milisi Houtsi telah melarikan diri dari Yaman dan mencari perlindungan di Arab Saudi, rekannya di pemerintah Yaman mengungkapkan pada Sabtu (10/1/12018).

Abdul-Salam Ali Gaber adalah anggota paling senior Houtsi yang menderita cacat sejak perang pecah pada tahun 2014.

Dia tiba di Arab Saudi bersama keluarganya setelah mereka meninggalkan Sanaa, ibukota Yaman, kata Menteri Informasi Yaman Moammer Al-Iryani.

Sementara itu, pasukan pemerintah Yaman yang didukung oleh koalisi yang dipimpin Saudi mengambil alih rumah sakit utama di Hodeidah pada Sabtu (10/11) saat mereka melanjutkan serangan untuk merebut kembali kota pelabuhan Laut Merah dari Houtsi.

Amnesty International menuduh Houtsi dengan sengaja melakukan militerisasi rumah sakit setelah mereka menempatkan penembak jitu di atapnya.

Pertempuran sengit berkecamuk di bagian timur kota Hodeidah antara Houtsi dan pasukan pemerintah.

“Pertempuran di sini telah berubah menjadi pertempuran jalanan,” kata seorang pejabat pemerintah Yaman, sebagaimana dilansir Arab News.

(ameera/arrahmah.com)

(nahimunkar.org)

(Dibaca 577 kali, 1 untuk hari ini)