ilustrasi


Menyusul akan digelarnya aksi unjuk rasa lanjutan dari sejumlah ormas Islam pada 2 Desember 2016 mendatang, Menteri Pertahanan (Menhan) RI Ryamizard Ryacudu berharap aksi tersebut tidak berbuntut anarkis, alias berlangsung damai.

“Mudah-mudahan aman, lancar, dan berlangsung secara demokrasi,” kata Ryamizard di Bandung, Jumat (25/11/2016).

Ia mengatakan, aksi unjuk rasa

‘212’ tersebut harus dilakukan secara profesioanl. Jika dilakukan secara profesional, tambahnya, maka hasil dari tuntutan-tuntutan yang disampaikan pun akan berhasil dan tidak terjadi bentrok dengan aparat.

“Polisi dan tentara pun harus profesional dalam mengawal aksi, harus santun dan damai tidak represif, saya selalu mengatakan demikan demi kemanan,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) berencana menggelar Aksi Bela Islam III. Aksi damai merespon penetapan tersangka Ahok itu rencananya akan dimulai setelah salat Jumat bersama di sepanjang Jln. MH Thamrin, Jakarta, 2 Desember 2016. Sebanyak 67 organisasi massa Islam dipredisksi bakal ikut dalam aksi tersebut.

Sumber: galamedianews/suaranews.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.814 kali, 1 untuk hari ini)