.

Sebuah situs memberitakan tentang penyebaran spanduk yang menyerukan larangan perayaan natal dan tahun baru bagi umat Islam.

Berita itu dengan ungkapan yang cukup membetot perhatian, karena diberi judul: Astaghfirullah, Aparat dan Preman di Bima Bredel Spanduk Nasehat “Haram Rayakan Natal!”

Dijelaskan, beberapa aparat mengakui bahwa tidak ada sama sekali unsur SARA dalam spanduk tersebut. Akan tetapi aksi tersebut berakhir dengan sikap arogan aparat yang tetap memaksa agar sepanduk tersebut diturunkan.

Pada akhirnya, dalam berita itu ditulis: Berikut ini beberapa tag line yang bisa disebarkan untuk umat Islam khususnya dan masyarakat pada umumnya. Tag Line ini bisa disebarkan tanpa mengurangi dan merubah isi dari tag line. baik berupa: spanduk, pamlet, stiker, selebaran, dll.

Berikut ini linknya untuk didownload:

Ummat Islam Haram Ucapkan Selamat Natal
http://www.mediafire.com/view/d458p85ng89c9r2/Spanduk%20Natal.png

Sikap Ummat Islam Terhadap Orang Kafir
http://www.mediafire.com/view/8cxwusg7b4uqavn/Sikatp%20Terhadap%20Orang%20Kafir.png

Perayaan Tahun Baru Adalah Budaya Jahiliyah
http://www.mediafire.com/view/49zoa4pjplw2cdf/tahun%20baru.png

Stop Atribut Natal Bagi Pegawai Muslim
http://www.mediafire.com/view/qh96ddcwyvv00mw/STOP%20ATRIBUT%20NATAL.png

Dukung Tegaknya Daulah Islamiyah
http://www.mediafire.com/view/avw8bni4ugk7bn4/DUKUNG.png

Demikian berita dari sebuah situs tentang spanduk Nasehat “Haram Rayakan Natal!” bagi Umat Islam.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.034 kali, 1 untuk hari ini)