Jumat, 23 November 2012


Dua polisi Hamas saling berangkulan saat melihat markas mereka yang hancur akibat serangan udara Israel di kota Gaza. FOTO: AFP PHOTO/MAHMUD HAMS

Hingga saat ini pemimpin Hamas di Gaza belum bereaksi

Seorang warga Palestina tewas ditembak oleh militer Israel di dekat perbatasan Gaza, Jumat (23/11). Ia adalah korban pertama yang jatuh setelah Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata.

Juru bicara militer Israel belum bisa memastikan adanya korban tewas dalam insiden tersebut. Dia hanya mengakui adanya “gangguan” di perbatasan dengan Gaza yang memaksa tentara Israel melepaskan tembakan.

Petugas medis Palestina mengatakan korban tewas itu bernama Abdelhadi Qdeih Anwar (21). Ia tewas di desa Khuza, di Jalur Gaza bagian selatan. Adapun tujuh orang lainnya menderita luka-luka terkena tembakan senjata.

“Tentara Israel menembak ke arah sekelompok petani,” kata petugas medis Gaza, Adham Abu Selmiya.

Hingga saat ini pemimpin Hamas di Gaza belum bereaksi atas insiden tersebut. Sebelumnya Hamas sudah meminta warga Gaza untuk menghormati kesepatakan gencatan senjata yang disepakati dengan Israel.

Israel menyerang Gaza pada 14 November silam dan selama delapan hari berikutnya terus membombardiri wilayah yang dikuasai Hamas itu lewat serangan udara. Adapun Hamas dan sejumlah kelompok bersenjata di Gaza membalas dengan menembakan ratusan roket ke wilayah Palestina.

Kedua pihak menyepakati gencatan senjata pada Rabu malam (21/11) waktu setempat, setelah 163 korban tewas di Gaza dan enam lagi dari pihak Israel.

Penulis: AFP/ Liberty Jemadu

(nahimunkar.com)

(Dibaca 246 kali, 1 untuk hari ini)