Microsoft: Netizen Indonesia Paling Tidak Sopan se-Asia Tenggara

Microsoft bilang netizen Indonesia paling tidak sopan se-Asia. terus IG nya mau diserang netizen Indo,mau di boikot lah apalah. berarti netizen membenarkan kalo mereka gasopan dong?

shinta

@shintaamlll

7.13 AM · 26 Feb 2021·Twitter for iPhone


***

Pendidikan Agama dan Akhlaq di Indonesia Berarti Kurang

Kasus yang memalukan bangsa ini perlu menjadi perhatian para penguasa terutama di bidang agama dan pendidikan.

Adanya ketidak sopanan alias kurang adab (suul adab), kurang berakhlaq itu tentunya harus menjadi keprihatinan bagi para ulama, tokoh agama, dan para pendidik. Berarti selama ini pendidikan agama dan akhklaq masih kurang, bahkan maknanya adalah gagal. Padahal mayorits penduduk negeri ini adalah muslim, bahkan merupakan jumlah muslim terbesar di dunia. Sedangkan Nabi Islam, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam telah wanti-wanti, berpesan dengan sangat agar mempergauli manusia dengan akhlaq/ budi pekerti yang baik.

Di antaranya silakan simak hadts ini.

***

[ عن أبي ذر جندب بن جنادة وأبي عبد الرحمن معاذ بن جبل رضي الله تعالى عنهما عن رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم قال : «اتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ»] رواه الترمذي وقال : حديث حسن وفي بعض النسخ : حسن صحيح

Hadis Ke-18

Dari Abu Dzar Jundub bin Junadah dan Abu Abdirrahman Mu’adz bin Jabal rodhiallohu ‘anhu, bahwa Rosululloh sholallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Bertakwalah kamu kepada Alloh di mana pun kamu berada, iringilah kesalahanmu dengan kebaikan niscaya ia dapat menghapuskannya dan pergaulilah semua manusia dengan budi pekerti yang baik.” (HR Tirmidzi. Ia berkata, “Hadis ini hasan. Dalam naskah lainnya dikatakan, hadis ini hasan shohih)

TAKWALLOH

Makna takwalloh (takwa kepada Alloh) adalah membuat perisai antara dirinya dengan azab dan murka Alloh, baik di dunia ataupun di akhirat. Dan perisai yang paling asasi adalah menegakkan tauhidulloh.

Perintah untuk bertakwa ditujukan kepada 3 sasaran, yaitu:

1.    Ditujukan kepada seluruh manusia, maka takwa di sini maknanya adalah menunaikan tauhid dan membersihkan dari syirik.

2.    Ditujukan kepada kaum mukminin, maka takwa di sini maknanya adalah melaksanakan ketaatan kepada Alloh berdasarkan petunjuk Alloh dan meninggalkan kemaksiatan kepada Alloh berdasarkan petunjuk Alloh.

3.    Ditujukan kepada seseorang yang sudah bertakwa, maka perintah takwa di sini maknanya adalah perintah untuk melestarikan ketakwaannya.

Ruang lingkup Takwalloh meliputi seluruh tempat dan waktu, artinya di manapun dan kapan pun berada serta dalam kondisi apapun terkena kewajiban takwalloh. Dengan demikian, sifat takwalloh berbeda-beda sesuai dengan tempat, waktu dan keadaannya.

Kebajikan Menghapus Keburukan

Kebajikan adalah sesuatu yang mendatangkan pahala, dan keburukan adalah sesuatu yang mendatangkan dosa atau siksa. Kebajikan yang dapat menghapus keburukan ada 2 tingkatan, yaitu:

1.    Melakukan kebajikan dengan niat untuk menghapus keburukan. Jika melakukan kebajikan dengan niat menghapus keburukan maka sudah terkandung di dalamnya penyesalan dan taubat atas kejelekannya.

2.    Melakukan kebajikan tanpa adanya niat menghapus keburukan. Kebajikan seperti ini secara umum akan menghapuskan kejelekannya sesuai dengan kadarnya masing-masing. Derajat yang ke-2 ini lebih rendah dibanding derajat yang pertama.

HUSNUL KHULUQ

Husnul Khuluq (berakhlaq baik) adalah banyak berderma, tidak menyakiti dan berwajah ceria. Inilah tafsir Husnul Khuluq kepada sesama manusia. Seseorang mendapatkan Husnul Khuluq secara thobi’í atau hasil usaha. Seseorang yang melakukan Husnul Khuluq sebagai hasil dari jerih payahnya lebih besar pahalanya dibanding dengan yang melakukan karena sudah tabiatnya. Karena kaidah menyatakan, “Jika sesuatu diwajibkan oleh syariat maka yang lebih mendapatkan kesulitan dalam pelaksanaannya lebih besar pahalanya. Berbeda dengan apabila sesuatu itu disunahkan, maka tidak secara otomatis yang lebih mendapatkan kesulitan lebih besar pahalanya.”

https://www.carihadis.com/Arbain_Nawawi_I/18

***

Yang digarap justru perusakan generasi dengan melegalkan miras! Na’udzubillahi min dzalik!

MUI Kecewa Pemerintah Izinkan Industri Miras: Mulutnya saja Pancasila, Praktik Kapitalis!

•    Semestinya, pemerintah tidak memberi izin bagi usaha-usaha yang akan merugikan dan merusak.

•    “Serta akan menimbulkan kemafsadatan (kerusakan) bagi rakyatnya, tapi di situlah anehnya di mana pemerintah malah membuat kebijakan yang menentang dan bertentangan dengan tugas dan fungsinya tersebut,” kata Anwar.

•    “Di mulutnya mereka masih bicara dan berteriak-teriak tentang Pancasila dan UUD 1945, tapi dalam prakteknya yang mereka terapkan adalah sistem ekonomi liberalisme kapitalisme yang bukan merupakan karakter dan jati diri kita sebagai bangsa,” pungkasnya.

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas kecewa dengan kebijakan pemerintah yang menetapkan industri minuman keras yang masuk kategori usaha terbuka

“Ini jelas-jelas tampak lebih mengedepankan pertimbangan dan kepentingan pengusaha dari pada kepentingan rakyat,” katanya dalam keterangan yang diterima, Kamis (25/2/2021).

Anwar melihat dengan adanya kebijakan ini tampak sekali bahwa bangsa Indonesia ini dilihat dan diposisikan oleh pemerintah dan dunia usaha sebagai objek yang bisa dieksploitasi bagi kepentingan mendapatkan keuntungan atau profit yang sebesar-besarnya.

“Bukannya pembangunan dan dunia usaha itu yang harus dilihat sebagai medium untuk menciptakan sebesar-besar kebaikan dan kemashlahatan serta kesejahteraan bagi rakyat dan masyarakat luas,” katanya.

“Dengan kehadiran kebijakan ini, saya melihat bangsa ini sekarang seperti bangsa yang telah kehilangan arah, karena tidak lagi jelas oleh kita apa yang menjadi pegangan bagi pemerintah dalam mengelola negara ini,” tambah Anwar.

Semestinya, dikatakan Anwar, pemerintah tidak memberi izin bagi usaha-usaha yang akan merugikan dan merusak.

“Serta akan menimbulkan kemafsadatan (kerusakan) bagi rakyatnya, tapi di situlah anehnya di mana pemerintah malah membuat kebijakan yang menentang dan bertentangan dengan tugas dan fungsinya tersebut,” kata Anwar.

“Di mulutnya mereka masih bicara dan berteriak-teriak tentang Pancasila dan UUD 1945, tapi dalam prakteknya yang mereka terapkan adalah sistem ekonomi liberalisme kapitalisme yang bukan merupakan karakter dan jati diri kita sebagai bangsa,” pungkasnya.

Sebelumnya, dilansir dari Kompas.com, pemerintah menetapkan industri minuman keras sebagai daftar positif investasi (DPI) terhitung sejak tahun ini. Sebelumnya, industri tersebut masuk kategori bidang usaha tertutup.

 

 

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Beleid yang merupakan aturan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja ini telah ditandatangani Presiden Joko Widodo dan mulai berlaku per tanggal 2 Februari 2021.

Lebih lanjut, dalam lampiran III Perpres 10/2021, pemerintah mengatur ada empat klasifikasi miras yang masuk daftar bidang usaha dengan persyaratan tertentu.

Pertama, industri minuman keras mengandung alkohol. Kedua, minuman keras mengandung alkohol berbahan anggur.

Adapun ketentuan untuk berinvestasi di bisnis tersebut adalah penanaman modal baru hanya dapat dilakukan di Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Provinsi Sulawesi Utara, dan Provinsi Papua dengan memperhatikan budaya serta kearifan lokal.

Penanaman modal tersebut ditetapkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berdasarkan usulan gubernur.

Ketiga, perdagangan eceran minuman keras dan beralkohol. Kempat, perdagangan eceran kaki lima minuman keras atau beralkohol. Namun, ada syaratnya, yakni jaringan distribusi dan tempat harus disediakan secara khusus.

Merujuk Pasal 6 Perpres 10/2021, industri miras yang termasuk bidang usaha dengan persyaratan tertentu itu dapat diusahakan oleh investor asing, investor domestik, hingga koperasi serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca juga: Aksi Bejat Buruh Rudapaksa Siswi SMK di Lampung Timur, Pelaku Paksa Korban Minum Miras Hingga Mabuk

Namun, investasi asing hanya dapat melakukan kegiatan usahanya dalam skala usaha besar dengan nilai investasi lebih dari Rp 10 miliar di luar tanah dan bangunan. Selain itu, investor asing wajib berbentuk perseroan terbatas (PT) berdasarkan hukum Indonesia dan berkedudukan di dalam wilayah negara Republik Indonesia.

Sebagai info, Perpres 10/2021 telah merevisi aturan sebelumnya, yakni Perpres Nomor 44 Tahun 2016 tentang Daftar Bidang Usaha Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, Perpres 10/2021 bertujuan meningkatkan daya saing investasi dan mendorong bidang usaha prioritas.

Melalui beleid tersebut, Bahlil juga menyampaikan bahwa investasi tertutup saat ini hanya ada enam, yaitu budi daya industri narkoba, segala bentuk perjudian, penangkapan spesies ikan yang tercantum dalam appendix/CITES, pengembalian/pemanfaatan koral dari alam, senjata kimia, dan bahan kimia perusak ozon.

“Indonesia tidak boleh, harus jaga moral yang baik. Untuk karang-karang jadi tidak boleh diambil, tapi yang dibudi daya alam boleh,” kata Bahlil saat konferensi pers “Implementasi Undang-Undang Cipta Kerja dalam Kemudahan Berusaha”, Rabu (24/2/2021). []

@geloranews

25 Februari 2021

***

Keluhan Netizen soal Jokowi Buka Pintu Izin Investasi untuk Industri Miras Besar sampai Eceran

Posted on 25 Februari 2021

by Nahimunkar.org

•    Baru saja Presiden Jokowi diucapi trims atas aturan yg dibuatnya mensahkan pabrik arak hingga tuak, kini dapat ‘kado’ peristiwa polisi minum2 di kafe, mabuk, lalu nembaki orang2 termasuk seorang TNI mati.

•    Oh Indonesiaku… Jilbab Dilarang Diterapkan di Sekolah Negeri, eh Pabrik Arak hingga Tuak Disahkan

Y0ng L4dy

@y0ng_l4dy

2j

Pak polici capek sita barbuk yang jual miras, presiden malah buka Investasi utk Industri miras, apa presidennya disita aja sbg barbuk

#MundurlahRezimPembohong

#MundurlahRezimPembohong

Jokowi Buka Pintu Izin Investasi untuk Industri Miras Besar sampai Eceran

Baca Artikel Jokowi Buka Pintu Izin Investasi untuk Industri Miras Besar sampai Eceran Selengkapnya di Gelora News

gelora.co

***

Baru saja Presiden Jokowi diucapi trims atas aturan yg dibuatnya mensahkan pabrik arak hingga tuak, kini dapat ‘kado’ peristiwa polisi minum2 di kafe, mabuk, lalu nembaki orang2 termasuk seorang TNI mati. https://www.nahimunkar.org/oh-indonesiaku-jilbab…/

NAHIMUNKAR.ORG

Oknum Polisi Minum-minum di Cafe, Ditagih 3 Juta Malah Tembak Mati 3 Orang, Salah Satu Korban Anggota TNI AD

Oknum Polisi Minum-minum di Cafe, Ditagih 3 Juta Malah Tembak Mati 3 Orang, Salah Satu Korban Anggota TNI AD Peristiwa penembakan menewaskan tiga orang terjadi di kafe kawasan Cengkareng Barat, Jak…

***

Oh Indonesiaku… Jilbab Dilarang Diterapkan di Sekolah Negeri, eh Pabrik Arak hingga Tuak Disahkan

Posted on 23 Februari 2021

by Nahimunkar.org

Oh Indonesiaku… Jilbab Dilarang Diterapkan di Sekolah Negeri, eh Pabrik Arak hingga Tuak Disahkan

Oh Indonesiaku…

Di tengah ramainya SKB 3 Menteri berisi larangan pihak sekolah dan pemda menerapkan pakaian sekolah berdasarkan agama (di antaranya jilbab bagi siswi muslimah, tak boleh sekolah menerapkannya), eh malah ternyata pabrik arak hingga tuak disahkan.

Protes mengenai SKB yang tampaknya alergi agama dan dinilai bertentangn dengan UUD 1945 dan UU Sistem Pendidikan Nasional itu telah bermunculan di mana-mana. Agar SKB 3 Menteri yang bertabrakan dengan konstitusi itu dicabut. Bahkan Mendikbud Nadiem disoroti lagi soal istri dan anaknya yang bukan Muslim, dikaitkan dengan buat peraturan yang urusi seragam sekolah dengan melarang pakaian serta atribut dilarang berlandaskan agama. Padahal tujuan pendidikan menurut undang2 kan membentuk manusia agar beriman dan bertaqwa…

Nadiem Rajin Ngurusi Seragam Sekolah, tetapi Nol Visi Pendidikan

Posted on 6 Februari 2021

by Nahimunkar.org

Ilustrasi. SKB 3 Menteri soal Seragam Sekolah dinilai sekuler, sangat bertentangan dengan UUD 1945 dan UU Sistem Pendidikan Nasional, dan melemahkan keimanan dan ketaqwaan, padahal iman dan taqwa itu jadi tujuan pendidikan di Indonesia dalam UU. Jadi SKB 3 Menteri soal ‘Pakaian Seragam di Sekolah Negeri’ Menabrak UU No 20/ 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Foto/ytb

•    Bermasalahnya Nadiem Makarim ini sebenernya sudah dimulai sejak 2020 silam, ketika tiga lembaga besar: PGRI, NU dan Muhammadiyah, menyatakan mundur dari program POP.

•    Awalnya Nadiem Makarim berjanji menunda POP ini ke bulan Januari 2021, namun hari ini malah terlibat polemik tidak penting dengan mengurusi seragam sekolah.

•    Mungkin publik terheran-heran, kenapa saat presiden Jokowi meresufle kabinet kemarin Mendikbud tidak masuk di dalamnya, padahal saat itu banyak publik mengira Nadiem akan di resufle, karena tidak ada prestasi membanggakan, bahkan tidak bisa memberi solusi teknologi saat pandemi menghantam dunia pendidikan.

***

*Nadiem Rajin Ngurusi Seragam Sekolah, tetapi Nol Visi Pendidikan (?)*

Oleh: KH. Imam Jazuli, Lc., m.A*

https://www.nahimunkar.org/nadiem-rajin-ngurusi-seragam-sekolah-tetapi-nol-visi-pendidikan/

Sedang dalam keadaan seperti itu, tiba-tiba kini ada pengesahan pabrik arak hingga tuak.

https://www.nahimunkar.org/keluhan-netizen-soal-jokowi-buka-pintu-izin-investasi-untuk-industri-miras-besar-sampai-eceran/?

(nahimunkar.org)

 

 


 

(Dibaca 280 kali, 1 untuk hari ini)