Menag Lukman/ foto netz


“Betul agama tidak mentolerir, tapi perilaku seperti itu (homoseksualitas, red nm)  juga bisa dimaknai sebagai pilihan,” kata Lukman sebagaimana diberitakan Antara Jumat, 20 Maret 2015.

Kalu perkataan Menag Lukman itu diikuti, maka kumpul kebo (pergaulan bebas bagai suami isteri namun tanpa ikatan nikah) pun juga bisa dimaknai sebagai pilihan.

Betapa mengerikannya, ketika ucapan yang sangat bertentangan dengan hukum Islam dan juga hukum negara ini justru diucapkan oleh seorang menteri agama yang membawahi KUA se-Indonesia yang mengurusi soal perkawinan Muslimin se-Indonesia.

https://www.nahimunkar.org/ternyata-menag-lukman-tampak-membela-lgbt/

(nahimunkar.org)

(Dibaca 3.204 kali, 1 untuk hari ini)