Mohon LDII agar Benar-Benar Mewujudkan Taushiyah MUI

 

  • Mana nih yang sudah sumpah-sumpah “demi Allah” katanya mau meninggalkan paham takfirinya hehe

 

Situs resmi MUI (mui.or.id) memberitakan:

Komitmen LDII untuk menjalankan paradigma baru dan Komitmen MUI membantu LDII tetap menjalankan paradigma baru ini karena pada 27 April 2021, Pimpinan LDII hadir di kantor MUI Pusat. Pada pertemuan tersebut, Ketua DPP LDII Chriswanto Santoso dan Sekretaris Umum LDII Dody Taufiq Wijaya menandatangani surat pernyataan menjalankan paradigma baru. 

 

Ketua MUI Bidang Pengkajian dan Penelitian, Prof Utang Ranuwijaya, menyampaikan pada pertemuan tersebut ada tiga hal yang disepakati. Tiga hal itu adalah tidak ada amir dalam jamaah LDII, ajaran Islam Jamaah tidak dipakai di LDII, dan mewajibkan warga LDII menjalankan paradigma baru.

https://mui.or.id/berita/30288/pertama-sejak-70-tahun-imam-khatib-masjid-pusat-ldii-dari-kalangan-luar/

Bandingkan Komitmen LDII untuk menjalankan paradigma baru, sampai ketua Umum LDII dan Sekumnya hadir dan tanda tangan di MUI, 27 April 2021; dengan kenyataan rekaman berisi aqidah takfiri yang beredar. Simak ini.

***

mana nih yang sudah sumpah-sumpah “demi Allah” katanya mau meninggalkan paham takfirinya hehe

mohon LDII agar benar-benar mewujudkan taushiyah MUI

cc
Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Kejaksaan RI
RepublikaOnline
Tempo Media
tvOneNews
TVMuhammadiyah
Islam aswaja
Ammi Nur Baits

#LDII


 


Silakan buka rekamannya di sini:

https://m.facebook.com/236757996666054/videos/806556366922622/?refsrc=https%3A%2F%2Fm.facebook.com%2Fstory.php&refid=52&_rdr

 

19 jam · 

Publik

=============

(dengarkan menit ke 1.17 … woh di sana ada orang murtad, di sana ada yang terpengaruh salafi… kenyataannya orang yang sudah murtad itu diurusi ya sulit. Sejak zaman Abah Haji Nurhasan….)

Tayangan rekman suara Abdul Aziz Sulton Auliya’ itu dikomentari sejumlah pembaca, di antaranya sebagai berikut:

Andre Chan

Siapa mbah yang murtad dari agamanya. Keluar dari jamaah takfiri itu bukan murtad mbah. Lah mbah ga pernah belajar. lah mbah itu belajar setahun di Pondok Brangkal Mojokerto. terus mengaku sebagai amirul mukminin. Ilmu ga punya, kekuasaan ga punya. trus imam opoooo sampean iki mbah. benar imam tai bonjrot, imam biker bin off road.

2

15 jamSukaBalas

Ujang Rahmat

Hidayah versi jokam = sdh beat pd ustd bp imam.

1

3 jamSukaBalas

Wahyudi Abuyusril

Bener itu murtad, murtad dr jamaah takfiriyah menuju jamaah ahlussunnah wal jamaah 😆👌👍💯

1

11 jamSukaBalas

Zudhex Adem Ayem

Sopo sing marai agomo seperti kereta… oleh dalil teko ngendi… hmmm

12 jamSukaBalas

Siti Mariyam Mariyam

Alhamdulillah…. sudah keluar tidak jadi golongan takfiri lagi

4

18 jamSukaBalas

Zahrul Qh

Masya Allah…kesesatan yg nyata msh ada org yg percaya

2

14 jamSukaBalas

Firman Isnaen

Bisa ae Tenryuubito

1

10 jamSukaBalas

Sur

up

17 jamSukaBalas

Fachri Nur

Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Majelis Ulama Indonesia
MPU ACEH – Majelis Permusyawaratan Ulama – Aceh
Kementerian Agama RI
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia
Yaqut Cholil Qoumas
Ali M. Abdillah
Ali M. Abdillah
Direktorat Tindak Pidana Siber
Kepolisian Negara Republik Indonesia

57 menitSukaBalas

Andre Chan

bagi anda yang masih di dalam jamaah takfiri segeralah berhijrah. apa anda tidak malu punya imam dungu kayak gini. ngomong plegak pleguk. ilmu ga punya, kekuasaan ga punya. tahunya setoran. hidup bergelimang harta sementara jamaahnya diwajibkan setor perpuluhan. buka mata kalian. lihat tu anak turunnya yang dungu dan hidup berfoya2. Saya hanya ingin tahu bagaimana akhir hayat Imam gadungan ini.

1

15 jamSukaBalas

Rahmat Suhartanto

Serem yaa
Ya keluar dari ldii dicap murtad

5

15 jamSukaBalas

Diero Sport

Ketika orang bodoh memberikan fatwa, maka akan sesat menyesatkan.

12 jamSukaBalas

/Jokam United 4.0

***

 

Taushiyah DP MUI Terhadap Pelaksanaan Paradigma Baru LDII

27 May 2021

in BeritaPress Release

Nomor: Kep-1023/DP-MUI/V/2021

Dewan Pimpinan MUI menyampaikan tausiyah berkenaan dengan komitmen DPP LDII dalam menjalankan Paradigma Baru secara sungguh-sungguh, konsisten dan konsekuen yang disampaikan pada pertemuan dengan Tim Penanganan ar-Ruju’ Ila al-Haqq pada tanggal 20 April 2021 di Kantor MUI Pusat.

DPP LDII telah menanda tangani dua Surat Pernyataan di hadapan DP MUI sebagai komitmen melaksanakan Paradigma Baru. Maka kami memberikan tausiyah kepada Imam/Amir Jamaah, Pengurus LDII di semua tingkatan dan semua Jamaah LDII:

Berdasarkan hasil kajian dan penelitian Tim Peneliti Komisi Pengkajian, Penelitian dan Pengembangan bahwa DPP LDII belum melaksanakan Paradigma Baru secara sungguh-sungguh, konsisten dan konsekuen. Adapun point-point Paradigma Baru sebagai berikut.


a. LDII bukan sebagai penerus Islam Jamaah
b. LDII tidak mengikuti sistem keamiran
c. LDII tidak menganggap Umat Islam di luar LDII sebagai kafir atau najis
d. Masjid LDII terbuka untuk umum
e. LDII tidak menolak pengajar dari luar LDII
f. Jamaah LDII tidak menolak diimami oleh Imam dari luar LDII
g. LDII bersedia bersama Ormas Islam lainnya mengikuti landasan berpikir keagamaan sebagaimana ditetapkan oleh MUI.

DPP LDII berkomitmen melaksanakan dan mentaati Paradigma Baru dan isi dua Surat Pernyataan:

a. DPP LDII menyatakan Abdul Azis Sultonul Auliya dan penerusnya bukan sebagai Imam/Amir Jamaah, karena dia sudah bukan bagian dari LDII maka tidak wajib bagi jamaah LDII berbaiat kepadanya.

b. DPP LDII mengakui belum menjalankan Paradigma Baru secara baik dan sungguh-sungguh.

c. DPP LDII bersedia menjalankan Paradigma Baru secara Jujur, sungguh-sungguh, murni, konsekuen dan konsisten.

d. DPP LDII bersedia dibina Majelis Ulama Indonesia bersama-sama Ormas Islam lainnya sungguh-sungguh dan menyeluruh dalam menjalankan Paradigma Baru.

e. DPP LDII bersedia menerima konsekuensi apapun apabila terbukti di kemudian hari tidak melaksanakan Paradigma Baru secara jujur dan sungguh-sungguh.

Demikian tausiyah Dewan Pimpinan MUI terkait pelaksanaan Paradigma Baru oleh DPP LDII beserta jamaahnya, diharapkan dapat menjadi perhatian semua pihak dan dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Taushiyah resminya seperti tertera berikut ini.

 

 


https://mui.or.id/berita/30264/taushiyah-dp-mui-terhadap-pelaksanaan-paradigma-baru-ldii/

 

***

Mari kita simak kembali:

… pada 27 April 2021, Pimpinan LDII hadir di kantor MUI Pusat. Pada pertemuan tersebut, Ketua DPP LDII Chriswanto Santoso dan Sekretaris Umum LDII Dody Taufiq Wijaya menandatangani surat pernyataan menjalankan paradigma baru

Mari kita bandingkan dengan berita yang muncul sesudah peristiwa penandatanganan itu.

Aljaizy


uitS2Sot1 JSdumnti dmhpoonpumsurkul oo21.Sroerd34  · 



 


NAHIMUNKAR.ORG

Katanya LDII Tidak Mengakui Sulthon Aulia Abdul Aziz sebagai Amir LDII

***

Aljaizy


d2hn0 SurJiltiautltSponni psouilkulfr am21e.2So4d  · 



 


NAHIMUNKAR.ORG

Beredar di Medsos: omong kosong paradigma baru LDII

Beredar di Medsos: omong kosong paradigma baru LDII Silakan simak i

***

Setelah MUI Imami Shalat Jumat di Pusat LDII Kediri, Beredar Rekaman: … Saya tadi hanya ikut-ikutan sholat bobohongan…

Posted on 23 Juni 2021

by Nahimunkar.org

***

Aljaizy


1 hari  · 



 


NAHIMUNKAR.ORG

Setelah MUI Imami Shalat Jumat di Pusat LDII Kediri, Beredar Rekaman: Saya tadi hanya ikut-ikutan sholat

 

***

Bandingkan ayat ini dengan berita adanya mubaligh LDII yang beredar rekamannya: … Saya tadi hanya ikut-ikutan sholat bobohongan…

Posted on 23 Juni 2021

by Nahimunkar.org

***

Nyata benar bedanya

(nahimunkar.org)


 

 

(Dibaca 149 kali, 1 untuk hari ini)