MUI dan Seluruh Ormas Islam Kab Poso: Batalkan RUU HIP, Usut yang Terlibat, Dorong MPR Sidang Istimewa Bila Jokowi Beri Peluang Diubahnya Pancasila Jadi Trisila Ekasila

  • Mendesak DPR sesuai UUD 1945 dan mendorong MK dan MPR agar segera menggelar Sidang Istimewa untuk memberhentikan Presiden RI Joko Widodo apabila terbukti memberi peluang atau mengubah Pancasila menjadi Trisila atau Eka sila serta membangun kerja sama dengan Partai Komunis China.

     

Inilah beritanya.


Aksi Penolakan RUU HIP di Poso, pembakaran Bendera PDIP – foto ytb

***

MUI dan Ormas Islam Kabupaten Poso Gelar Aksi Tolak RUU HIP

 

 

Poso_Sulteng,

Aksi dari MUI dan seluruh Elemen Ormas Islam Kabupaten Poso, menuntut Pembatalan RUU HIP dan sekaligus meminta untuk mengusut Aktor perumus yang menyetujui RUU HIP.

Aksi tersebut di terima langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Poso Rommy S. Alimin SE, didampingi sejumlah Anggota DPR-D lainnya di Gedung DPRD, Jumat (26/06/20)

Koordinator aksi Ust Sugianto Kaimudin dalam pernyataan sikapnya menegaskan 6 ( enam ) poin, sebagai berikut :

1. Menolak RUU HIP secara keseluruhan dan mendesak Pimpinan dan seluruh Fraksi – fraksi di DPR RI menghentikan pembahasan-Nya menjadi UU, serta mendesak Pimpinan DPR RI mengeluarkan UU HIP dari Proleknas.

2. Mengawal dan mendukung penuh maklumat MUI yang berhubungan dengan RUU HIP.

3. Mendesak Aparat Hukum untuk mengusut tuntas Inisiator Konseptor RUU HIP yang telah membuat kegaduhan di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

4. Menolak Kriminalisasi para pencari keadilan yang mengkritik penguasa.

5. Mendesak DPR sesuai UUD 1945 dan mendorong MK dan MPR agar segera menggelar Sidang Istimewa untuk memberhentikan Presiden RI Joko Widodo apabila terbukti memberi peluang atau mengubah Pancasila menjadi Trisila atau Eka sila serta membangun kerja sama dengan Partai Komunis China.

6. Menyerukan kepada seluruh Elemen masyarakat Setia pada NKRI sekaligus mewaspadai dan melawan gerakan Komunis Gaya Baru yang berusaha bangkit dalam kehidupan bermasyarakat maupun jalur kekuasan.

Selesai di bacakan dilanjutkan dengan penanda tanganan pernyataan sikap dan kemudian di serahkan kepada Pimpinan untuk ditindak lanjuti. (AL).

LibasNews.co.id – June 27, 2020/

(nahimunkar.org)


 

(Dibaca 521 kali, 1 untuk hari ini)