Inilah beritanya.

***

MUI Serang Desak Polisi Tangkap Ahok, Juga Haramkan Ahok ke Wilayahnya

SIARAN PERS MUI KOTA SERANG

Memperhatikan situasi meningkatnya keresahan umat Islam di berbagai daerah termasuk umat Islam di Kota Serang Provinsi Banten yang disebabkan oleh pernyataan saudara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selaku Gubernur DKI Jakarta tentang Al Quran Surat Al Maidah ayat 51, adalah dipandang sebagai pelecehan dan penistaan terhadap Agama Islam, mengganggu kerukunan umat beragama, memicu kerusuhan antar golongan (SARA), maka Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang menyatakan:

  1. Meminta Kapolri untuk segera menangkap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.
  2. Meminta MUI Pusat melalui MUI Provinsi Banten untuk segera mengambil langkah langkah strategis untuk mendesak Kapolri dan Presiden Joko Widodo menangkap sdr Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
  3. Menghimbau para pendukung Ahok agar segera sadar dan bertaubat serta meminta maaf kepada suluruh umat Islam Indonesia.
  4. Menghimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan untuk menanganinya.
  5. Menyatakan Haram sdr Ahok menginjakkan kakinya di wilayah hukum Kota Serang Provinsi Banten.

Ttd

Ketua Umum dan Sekretaris Umum MUI Kota Serang

KH Mahmudi – Amas Tadjuddin

Sumber: eramuslim.com/nahimunkar.com-Minggu, 9 Oktober 2016

alquran-dan-dzikir 

Alquran dan Dzikir (ILustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kota Serang, Mahmudi memandang, pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal Surat Al-Maidah ayat 51 sebagai pelecehan dan penistaan terhadap Agama Islam. Tak hanya itu, pernyataan tersebut juga bisa mengganggu kerukunan umat beragama dan memicu kerusuhan antargolongan (SARA).

“Pernyataan sudara Basuki Tjahja Purnama alias Ahok selaku Gubernur DKI Jakarta tentang Alquran Surat Al Maidah ayat 51, adalah dipandang sebagai pelecehan dan penistaan terhadap agama Islam, mengganggu kerukunan umat beragama, memicu kerusuhan antargolongan,” kata Mahmudi dalam siaran pers yang diterimaRepublika.co.id, Ahad (9/10).

Maka dari itu, Mahmudi meminta agar Kapolri segera menangkap Ahok dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku. Mahmudi juga meminta MUI Pusat melalui MUI Provinsi Banten untuk segera mengambil langkah langkah strategis untuk mendesak Kapolri dan Presiden Joko Widodo menangkap Ahok.

Tak hanya itu, Mahmudi juga menghimbau agar para pendukung Ahok segera sadar dan bertaubat. Dia juga meminta para pendukung Ahok segera meminta maaf kepada suluruh umat Islam Indonesia. “Mengimbau para pendukung Ahok agar segera sadar dan bertaubat serta meminta maaf kepada suluruh umat Islam Indonesia,” ucap Mahmudi.

Meski begitu, Mahmudi berharap masyarakat tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya nasalah tersebut kepada aparat keamanan. Mahmudi juga menyatakan, Ahok haram menginjakkan kakinya diwilayah hukum Kota Serang Provinsi Banten.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Karta Raharja Ucu/nasional.republika.co.id

 (nahimunkar.com)

(Dibaca 836 kali, 1 untuk hari ini)