MUI logo

MUI telah menolak Indonesia menjadi tuan rumah Miss World, meski acara tersebut digelar di Bali. “Dunia tetap saja akan mengatakan bahwa Miss World diselenggarakan di Indonesia yang jumlah muslimnya terbesar di seluruh dunia,” ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Seni dan Budaya KH. A. Cholil Ridwan.
Disamping itu, dia terkejut dan kecewa melihat penampilan juara kontestan “X Factor Indonesia”,  Fatin Shidqia Lubis, yang ikutan tampil mendukung ajang roadshow Miss World 2013 di sebuah stasiun televisi swasta. Padahal sebelumnya, MUI menolak Indonesia menjadi tuan rumah kontes kecantikan wanita sedunia tersebut. Tetapi kini malah muncul hashtag #RoadToMissWorldWithFatin di Twitter, terkait hal ini.

“Saya sangat terkejut mendengar Fatin Shidqia yang juara `X Factor` telah bersedia dikontrak untuk menyambut kontes Miss World di Indonesia,” ujar Cholil Ridwan seperti dikutip dari situs hidayatullah.com, Selasa (18/6).
Saya ingin menasihati Fatin dan orangtuanya agar segera membatalkan kontraknya dengan stasiun TV pendukung Miss World,” katanya.

Hanya di Bali

Penyelenggaraan Miss World hanya di Bali, menurut keputusan pemerintah.

“Acara Miss World yang akan diselenggarakan 8-28 (September), dipusatkan di Pulau Bali. Tidak ada yang dilaksanakan di luar Pulau Bali, dari mulai pembukaan sampai acara penutupan,” ujar Menkokesra Agung Laksono, saat memberikan keterangan pers di kediaman Wakil Presiden Boediono, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2013).

Penghapusan tempat penutupan di Sentul, jelas Agung, berdasarkan pertimbangan aspirasi masyarakat yang berkembang, yang banyak menolak pelaksanaan Miss World di Indonesia, seperti diberitakan tribunnews.

(faisal/ dbs/ nahimunkar.com)

 

(Dibaca 2.758 kali, 1 untuk hari ini)