TARAKAN (Arrahmah.com) – Warga di Jalan Hasanuddin, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Kalimantan Utara, digegerkan dengan ditemukannya puluhan buah Kitab Suci Al Quran di aliran Sungai Tarakan Barat. Puluhan kitab itu dalam kondisi mengambang terbawa hanyut arus air sungai.

Mengutip laporan Viva, “Lebih dari dari 20 Al Quran yang sudah ditemukan, semuanya dalam kondisi masih baik meski basah,” ujar Ruslan, warga setempat, Kamis (7/5/2015)

Puluhan Al Quran hanyut dari hulu sungai tanpa ada yang mengetahui siapa yang telah sengaja atau tak sengaja menghanyutkan kitab suci umat Muslim itu.

Sementara itu, menanggapi temuan Al Quran itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tarakan akan membentuk tim menelusuri asal muasal Al Quran itu.

Sejauh ini diduga, temuan puluhan Al Quran terkait dengan kasus hilangnya puluhan Al Quran di sejumlah masjid yang ada di Kota Tarakan. “Kita akan laporkan kasus ini ke polisi agar diketahui apa sebenarnya yang terjadi,” ujar Anas, Ketua MUI Kota Tarakan.

Anas berpesan kepada umat Muslim untuk terpancing jika temuan Al Quran itu terkait dengan upaya memecah belah umat beragama di Kota Tarakan. (azm/arrahmah.com)

(nahimunkar.com)