“Tindakan bertentangan dengan agama contohnya, melegalkan minuman keras, perjudian dan perzinaan atau prostitusi,” ujar Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia

Pim

Jakarta | POL – CALON pemimpin tidak boleh berjanji untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan agama. Maka, umat Islam haram taat kepada pemimpin tersebut.

“Tindakan bertentangan dengan agama contohnya, melegalkan minuman keras, perjudian dan perzinaan atau prostitusi,” ujar Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH Ma’ruf Amin di Jakarta, ditulis Jumat (5/6/2015).

Kyai Ma’ruf menegaskan, bahwa tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam hal bermaksiat kepada Allah.

Janji pemimpin kepada rakyat akan menjadi salah satu topik yang akan dibahas dalam Ijtima’ Ulama ke-5 di Pondok Pesantren At Tauhidiyah, Cikura, Tegal.

Acara yang akan dihadiri ulama fatwa dari seluruh Indonesia itu akan berlangsung mulai tanggal 7-10 Juni mendatang.

Topik janji pemimpin tersebut masuk dalam salah satu tema yang akan dibahas di Ijtima Ulama yaitu masalah kebangsaan (Asasiyah Wathaniyyah).

Dua tema lain yang digodog di acara tersebut adalah masalah fikih (Fiqhiyyah Mu’ashirah), dan masalah perundang-undangan (Qanuniyyah). | POL

http://pelitaonline.com, /05 Juni 2015 17:35:00 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.290 kali, 1 untuk hari ini)