ust-muinudinillah

Mu’inuddinillah Basyri MA. Ketua DSKS Surakarta

Solo (an-najah.net) – Kaum muslimin sekarang ini harus menyatukan langkah dan barisan untuk mengutuk pembantaian kaum muslimin oleh Militer Mesir. Hal ini disampaikan oleh Mu’inuddinillah Basyri MA Ketua Dewan Syari’ah Kota Surakarta (DSKS) pada saat “Aksi Damai Solidaritas Mesir”. Di laksanakan di Bundaran Gladak, Surakarta, Jum’at (16/8).

Acara ini dihadiri oleh Aliansi solidaritas mesir dan FKAM. Peserta dalam acara ini mencapai 1000 lebih.

Alumni dari Al Madinah ini mengingatkan kaum muslimin bahwa saat ini umat islam sedang di Uji keimanannya. Dengan adanya pembantaian kaum muslimin di Mesir oleh militer Mesir.

“Kita kaum muslimin sedang di uji akan kebenaran iman kita, kita di uji akan kebenaran jihad kita, kita diuji kepedulian kepada saudara sesama muslim” katanya.

Mu’inuddinillah mengatakan saat ini saudara kita di Mesir sedang dibantai oleh militer Mesir. Jumlah mereka sudah mencapai ribuan jiwa yang meninggal. Penumpahan darah kaum muslimin itu tidak boleh dibiarkan.

“Darah seorang Muslim itu sangat mahal sehingga tidak mudah dengan begitu saja ditumpahkan oleh militer Mesir” ujarnya.

Ia mengingatkan kalau seandainya islam berkuasa akan dengan mudah menghentikan pembantaian ini. Sebagai contoh bagaimana mu’tashim seorang khalifah islam. Ketika ia mendengar ada kedhaliman terhadap satu orang muslim saja ia kerahkan seluruh pasukannya yang mana pasukan pertama sudah sampai pada tujuan sedang pasukan yang terakhir masih digerbang istananya.

“Mu’tashim gara-gara hanya satu muslim saja melakukan seperti ini, bagaimana dengan sekarang ribuan kaum muslimin dibantai di Mesir” ungkapnya.

Ketua DSKS ini menegaskan bahwa mursi adalah presiden mesir sah. Akan tetapi saat ini ia malah dikudeta oleh pihak militer mesir.

Ia menyeru kepada seluruh kaum muslimin dan para wartawan baik dari Koran, majalah, maupun TV untuk mengutuk pembantaian oleh Militer mesir.

Ia menambahkan bahwa hukum jihad dimesir saat ini telah diwajibkan oleh para ulama ahlus sunnah. Diantaranya syaikh Yusuf al Qardhawi dan syaikh al Maqdisy dan ulama-ulama yang lain. Mereka semua memfatwakan seluruh rakyat mesir untuk berjihad memperjuangkan penegakan syari’at di Mesir.

“Para ulama mesir telah memfatwakan bahwa jihad di mesir merupakan jihad antara islam dan kafir karena disana Amerika juga berperan, jihad di mesir merupakan jihad antara al haq dan al batil” tegasnya. (Anwar/annajah)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 398 kali, 1 untuk hari ini)