Jokowi-Ahok (IST)


Munculnya Jokowi dan Ahok serta pendukungnya yang sama merupakan rancangan dari mafia China Indonesia, RRC dan dibantu China perantauan atau overseas China.

Demikian dikatakan aktivis politik Sri Bintang Pamungkas kepada suaranasional, Senin (9/5). “Menguasai NKRI dengan menghancurkan pribumi, Islam dan TNI,” kata Sri Bintang.

Mantan tahanan politik era Soeharto ini mengatakan, China tidak perlu dibedakan tempat seperti mafia China Indonesia dengan mafia China RRC, termasuk dengan mafia China Taiwan bahkan Singapura. “Ada China-china non mafia tapi jumlahnya sangat kecil, memilih diam dan sewaktu-waktu bisa menjadi mafia,” ungkap Sri Bintang.

Kata Sri Bintang, tahap pertama China menguasai NKRI melalui Jawa Barat dan Jakarta seperti yang dilakukan Belanda jaman penjajahan.

“Sulit menyaingi jumlah orang Jawa, mereka mau mengalahkan jumlah orang Sunda sebagai suku nomor dua. Kongres China sedunia di Medan mendirikn Paguyubn Suku Tjina Indonesia/PASTI. Sebelumnya sudah ada Yayasan INTI/Indonesia-Tjina, PSMTI/Prhimpunan Sosial Marga Tjina-Indonesia, dan beberapa yang baru seperti PERMIT/Prhimpunan Masyarakat Indonesia-Tjina dan lain-lain,” ungkapnya.

Kata Sri Bintang, perkumpulan-perkumpulan itu menjadi makelar bagi mafia China dengan pemerintah RI atau pejabat dan Hoa-Kiauw.

Selain itu, ia mengingatkan, gereja kharismatik akan mendukung Jokowi-Ahok untuk Pilpres 2019.

“Pada 20 Februari gereja-gereja kharismatik seluruh dunia mengadakan pertemuan di Holly Stadium Semarang, tempatnya termegah di Asia. Dalam pertemuan itu, mereka ingin menjadikan Jokowi-Ahok Capres dan Capres 2019 dan Ahok Capres 2024,” pungkas Sri Bintang.

Sumber: suaranasional.com/10/05/2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.238 kali, 1 untuk hari ini)