Jojo Buka Baju yang bikin Warganet ‘Klepek-klepek’/ foto ./ skyepod.id, Tommy Adi Wibowo


Indonesia dihebohkan oleh bermunculannya kata-kata mesum hingga berseliweran di mana-mana akibat Jojo pemain bulu tamplek ganteng sering buka baju/ kaus dalam pertandingan Asian Games 2018 di Indonesia.

Reaksi wanita-wanita penonton di tempat pertandingan itu disebut histeris teriak-teriak, videonya pun kemudian beredar.

Disebutkan, Menteri-menteri perempuan pun diberitakan di media-media online reaksinya ketika menonton Jojo sedang buka kausnya. Itu seakan menambah hingar-bingarnya kata-kata yang diselingi kata jorok atau mesum yang tersebar ke mana-mana, oleh kalangan perempuan lagi.

Tidak ditemui adanya keprihatinan apalagi celaan terhadap tingkah polah lelaki 20 tahun yang suka berkalung salib itu. Dan tidak tertemui pula celaan ataupun peringatan terhadap diumbarnya kata-kata jorok padahal oleh para perempuan sampai di seantero negeri yang penduduknya mayoritas Islam dan bahkan jumlah umat Islamnya terbesar di dunia ini.

Padahal kata-kata mesum, jorok, dan sebagainya itu jelas tidak disukai oleh Allah Ta’ala,

۞لَّا يُحِبُّ ٱللَّهُ ٱلۡجَهۡرَ بِٱلسُّوٓءِ مِنَ ٱلۡقَوۡلِ إِلَّا مَن ظُلِمَۚ وَكَانَ ٱللَّهُ سَمِيعًا عَلِيمًا  [ النساء:148-148]

Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [An Nisa”:148]

Al Imām Tirmidzi meriwayatkan dalam Sunannya, dimana Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

مَا شَيْءٌ أَثْقَلُ فِيْ مِيْزَانِ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ خُلُقٍ حَسَنٍ وَإِنَّ اللهَ لَيُبْغِضُ الْفَاحِشَ الْبَذِيْءَ

_”Sesungguhnya tidak ada sesuatu apapun yang paling berat ditimbangan kebaikan seorang mu’min pada hari kiamat seperti akhlaq yang mulia, dan sungguh-sungguh (benar-benar) Allāh benci dengan orang yang lisānnya kotor dan kasar.”_

(Hadīts Riwayat At Tirmidzi nomor 2002, hadīts ini hasan shahīh, lafazh ini milik At Tirmidzi, lihat Silsilatul Ahādīts Ash Shahīhah no 876)

⇒ Dalam hadīts ini kita perhatikan Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengkaitkan antara akhlaq yang mulia dengan lisān yang kotor. Seakan-akan bahwasanya kalau anda ingin menjadi orang yang berakhlaq yang mulia jangan memiliki lisān yang kotor.

Oleh karenanya diantara barometer yang paling kuat untuk menilai seorang itu akhlaqnya mulia atau tidak adalah dengan melihat lisānnya, karena lisān itu ungkapan hati.

Sehingga bisa diketahui bagaimana hatinya, kesombongannya atau tawadhu’nya,

 Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

إِنَّ شَرَّ النَّاسِ مَنْزِلَةً عِنْدَ اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَنْ وَدَعَهُ أَوْ تَرَكَهُ النَّاسُ اتِّقَاءَ فُحْشِهِ

_”Sesungguhnya orang yang paling buruk kedudukannya pada hari kiamat disisi Allāh adalah orang yang ditinggalkan oleh masyarakat, takut dengan lisānnya yang buruk.”_

(Hadīts Riwayat Muslim nomor 2591)

⇒ Ditinggalkan oleh manusia (teman-temanya),  kenapa?

Karena اتِّقَاءَ فُحْشِهِ, takut dengan lisānnya yang buruk.

Hadīts ini memberi peringatan kepada kita agar kita menjaga lisān kita.

Dalam riwayat lain Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

إِنَّ الله عزّ وجلّ لاَ يُحِبُ الفُحْشَ وَلَا التَفَحُش

_”Sesungguhnya Allāh ‘azza wa jalla tidak suka dengan perbuatan keji dan kata-kata yang kotor.”_

(Hadits Riwayat Ahmad nomor 24735)/ lihat (lihat Larangan Berkata Kasar Dan Kotor, Ustadz Dr. Firanda Andirja, MA, BimbinganIslam.com).

Membiarkan beredarnya perkataan mesum jorok dapat dilaknat

Membiarkan atau bahkan menganggapnya tidak ada masalah apa-apa soal merajalelanya kata-kata mesum bahkan sampai kalangan wanita pun mengedarkannya secara bersahut-sahutan di negeri ini gara-gara lelaki yang suka berkalung salib tapi dianggap ganteng lalu sering buka baju di saat pertandingan bulu tamplek itu, merupakan masalah besar, bahkan kemungkinan terlaknat sebagaimana kaum Yahudi yang membiarkan kemunkaran, tidak mencegahnya.

لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى لِسَانِ دَاوُودَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ

_”Telah terlaknat orang-orang kāfir dari Bani Isrāil (Yahūdi) dengan lisān Daud dan ‘Īsā putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas.”_(QS Al Māidah: 78)

كَانُوا لَا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوهُ ۚ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ

_”Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu.”_ (QS Al Māidah: 79)

***

Guru bermulut jorok

Di Indonesia ada Lembaga tertentu yang mengaku hanya agamanya (golongannya) sendirilah yang sah (karena manqul Amir), yang lain tidak sah, masuk neraka semua. Namun pendirinya bernama Nur Hasan Ubaidah, setiap memberikan pengajian (ketika dia masih hidup) pasti disertai kata-kata jorok, mesum (Bahasa Jawanya saru, tidak pantas diucapkan). Dan Lembaga itu tampaknya merupakan aliran sesat terbesar di Indonesia. Ini menurut pengakuan Ustadz Hasyim Rifa’I di Kediri yang jadi murid Nur Hasan Ubaidah selama 15 tahun, dan Ust Bambang Irawan (alm) gembong aliran itu yang kemudian keluar.

(nahimunkar.org)

(Dibaca 2.647 kali, 1 untuk hari ini)