warta kota/angga bhagya nugraha. Foto banjir di Jakarta

.

DKI Jakarta hingga saat ini Kelurahan yang tergenang banjir berjumlah 28 kelurahan, 72 RW, 233 RT.

Adapun korban terdampak berjumlah 3.742 KK / 11.972 jiwa. Menimbulkan pengungsi 1.545 jiwa yang tersebar pada 23 lokasi pengungsian

“Sebanyak 7.367 rumah (24.269 jiwa) terendam banjir. Pengungsi 5.152 jiwa tersebar di 35 titik pengungsi. Tinggi banjir bervariasi di beberapa tempat,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepadaLiputan6.com, di Jakarta, Senin (13/1/2014).

Terjebak Banjir 8 Jam, Warga Rawajati Jaksel Dievakuasi

Warga Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan pada dini hari tadi akhirnya dievakuasi tim SAR. Sebelumnya warga memilih bertahan namun mereka akhirnya menyerah karena banjir terus bertambah tinggi dan merendam rumah mereka hingga setinggi 4 meter.

Musibah ini dengan izin Allah, apakah manusia mengambil pelajaran atau tidak. Bagi orang yang beriman maka akan mengambil plajaran dan kembali mendekatkan diri kepada Alah Ta’ala.

 

{مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ } [التغابن: 11]

Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa (seseorang)  kecuali denga izin Allâh;  barang siapa yang beriman kepada Allâh,
niscaya Dia akan memberi petunjuk ke (dalam) hatinya. Dan Allâh Maha Mengetahui segala sesuatu (Qs at-Taghâbun/64:11)

Imam Ibnu Katsîr rahimahullâh berkata:

“Maknanya: seseorang yang ditimpa musibah dan dia meyakini bahwa musibah tersebut merupakan ketentuan dan takdir Allâh Ta’âla, kemudian dia bersabar dan mengharapkan (balasan pahala dari Allâh Ta’âla), disertai (perasaan) tunduk berserah diri kepada ketentuan Allâh Ta’âla tersebut, maka Allâh Ta’âla akan memberikan petunjuk ke (dalam) hatinya dan menggantikan musibah dunia yang menimpanya dengan petunjuk dan keyakinan yang benar dalam hatinya, bahkan bisa jadi Allâh Ta’âla akan menggantikan apa yang hilang darinya dengan sesuatu yang lebih baik baginya.” Tafsîr Ibnu Katsîr (8/137)

Inilah sikap seorang Mukmin yang benar dalam menghadapi musibah yang menimpanya. (Sikap Seorang Mukmin Dalam Menghadapi Musibah Oleh: Ustadz Abdullâh bin Taslîm Al-Buthoni Majalah As-Sunnah Edisi 02/Tahun XIII)

Inilah berita banir yang melanda Jakarta.

***

Korban Banjir di Jakarta Bertambah Menjadi 11.972 Jiwa

Senin, 13 Januari 2014 09:20 WIB

  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pasca Hujan lebat yang merata diJakarta dan sekitarnya, berdasarkan laporan yang masuk ke Pusdalops BPBD Provinsi DKI Jakarta hingga saat ini Kelurahan yang tergenang banjir berjumlah 28 kelurahan, 72 RW, 233 RT.

Adapun korban terdampak berjumlah 3.742 KK / 11.972 jiwa. Menimbulkan pengungsi 1.545 jiwa yang tersebar pada 23 lokasi pengungsian. Berdasarkan informasi BMKG kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga esok hari khususnya pada sore dan malam hari.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Bambang Musyawardana menjelaskan, pihaknya telah mengkoordinasikan agar 9 SKPD terkait bencana antara lain DamkarPB, Dishub, DisPU, Dinas Perindustrian dan Energi, Dinas Kebersihan, Dinas Pertamanan dan Pemakanan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Satpol PP serta 5 Wilayah Kota untuk mengaktifkan posko penanggulangan bencana banjir di SKPD masing-masing.

“Serta seluruh Kecamatan dan Kelurahan khususnya yang kerap terjadi genangan,” kata Bambang di Jakarta, Senin (13/1/2014).

Bagi warga Jakarta, Kepala BPBD juga berpesan untuk senantiasa mewaspadai kondisi lingkungannya, mengamankan harta bencanya pada tempat yang tinggi serta mematuhi himbauan petugas untuk evakuasi jika diperlukan. Untuk kondisi darurat dapat menghubungi nomor telepon call centre siaga bencana BPBD 021-164.

“Pagi ini direncanakan akan dilakukan rapat khusus bersama Gubernur untuk ditentukan apakah akan ditetapkan status tanggap darurat terkait bencana ini, yang akan membahas pula kemungkinan dilaksanakannya Teknologi Modifikasi Cuaca yang telah disiapkan oleh BMKG, BNNPB, BPPT, TNI AU dan lainnya,” kata Bambang.

Adapun Tinggi Muka Air hingga pukul 02.00 WIB terlampir dimana Depok dan Katulampa menurun hingga siaga III namun sungai lainnya justru naik.

***

 

Terjebak Banjir 8 Jam, Warga Rawajati Jaksel Dievakuasi

Jakarta : Warga Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan pada dini hari tadi akhirnya dievakuasi tim SAR. Sebelumnya warga memilih bertahan namun mereka akhirnya menyerah karena banjir terus bertambah tinggi dan merendam rumah mereka hingga setinggi 4 meter.

Tayangan Liputan 6 SCTV, Senin (13/1/2014) memberitakan, tim SAR menyisiri dari rumah ke rumah menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga Rawajati yang terjebak banjir akibat luapan Sungai Ciliwung yang terus bertambah tinggi sejak Minggu 12 Januari 2014 sore.

Hingga tadi malam, banjir telah menenggelamkan sebagian besar rumah warga. Hanya mereka yang rumahnya sudah ditingkat selamat dari terjangan banjir ini.

Sejumlah warga yang terjebak terpaksa bertahan di atap rumah hingga tim SAR tiba. salah satunya. Ia bersama anak-anaknya terjebak dan baru berhasil dievakuasi dini hari tadi.

Dalam banjir kemarin, warga mengaku kecolongan lantaran tidak ada pemberitahuan. Mereka juga tidak menduga banjir akan meneggelamkan rumah mereka.

Dua hari terakhir hujan mengguyur wilayah Jabodetabek terus-menerus sehingga banjir diperkirakan sudah pasti akan datang. (Ali) Liputan6.com,Oleh Donvito Samartha Posted: 13/01/2014 07:19

***

5 Ribu Jiwa Mengungsi Akibat Banjir Jakarta

Oleh Silvanus Alvin

Posted: 13/01/2014 09:25

Liputan6.com, Jakarta : Jakarta banjir lagi! Hujan deras yang mengguyur beberapa hari ini menyebabkan sejumlah area Ibukota tergenang. Di beberapa tempat air pasang bahkan merendam rumah.

Data dampak banjir di Jakarta yang dihimpun BPBD DKI Jakarta hingga Senin 13 Januari 2014 pukul 07.00 WIB menyebut, banjir telah menyebabkan 276 RT, 75 RW di 31 kelurahan di 18 kecamatan terendam.

“Sebanyak 7.367 rumah (24.269 jiwa) terendam banjir. Pengungsi 5.152 jiwa tersebar di 35 titik pengungsi. Tinggi banjir bervariasi di beberapa tempat,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepadaLiputan6.com, di Jakarta, Senin (13/1/2014).

Menurut Sutopo, di kelurahan Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, banjir yang menggenangi 5 RW tingginya mencapai 4 meter. Sejumlah daerah pun juga menjadi pusat banjir terparah.

“Daerah banjir yang terparah terjadi Cawang, Cililitan, Bidara Cina, dan Kampung Melayu. Di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, banjir merendam 1.508 rumah (3.427 jiwa). Pengungsi 212 jiwa,” tuturnya.

Meski demikian, Sutopo menjelaskan ada sebagian besar warga tidak mau mengungsi meski banjir mencapai 100-250 cm.

Sutopo mengatakan tinggi muka air di Sungai Ciliwung Hulu dan Tengah yaitu di Katulampa dan Depok turun dan posisi Siaga 4. Sedangkan, di Manggarai masih Siaga 2 dan Karet Siaga 1.

“Dari citra satelit MTSAT, awan masih banyak di Jakarta dan Laut Jawa. Hujan deras masih berpotensi di Jakarta. Selalu waspada. Matikan listrik jika banjir masuk rumah. Awasi anak-anak saat berada di sekitar banjir,” tandas Sutopo. (Ein/Yus)

***

 

Banjir di Rawajati, Persediaan Air Terbatas dan Listrik Mulai Padam

Senin, 13 Januari 2014 07:55 WIB

 

Laporan Wartakotalive.com, Lilis Setyaningsih

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banjir di Jakarta dan sekitarnya sejak Minggu (12/1/2014), bertahan hingga Senin (13/1/2014) pagi ini. 
Di wilayah RW 03 Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan, air menggenang dari 1-3 meter. Ketinggian ini berkurang sedikit sekitar 10 cm dari hari sebelumnya.

Beberapa orang yang masih mengungsi di tempat pengungsian sekitar di sekolah dasar belum bisa menengok rumahnya karena tingginya air. Adapula yang mencoba bertahan di rumah menunggu evakuasi datang.

Keluarga Sri Soewito (73), warga RT03\03, bertahan di rumahnya di lantai dua.

“Tidak menyangka air masih setinggi ini. Semoga airnya sudah surut siang ini. Sehingga rumah bisa dibersihkan,” kata Sri. Di rumah tersebut, bertahan 12 orang termasuk dua balita dan satu anak-anak.

Persediaan air bersih pun terbatas di rumah tersebut hanya sekitar 1.000 liter dan listrik padam sejak malam hari.

 

(nahimunkar.com)

(Dibaca 572 kali, 1 untuk hari ini)