Musik Religi Ngaciro?


Foto instgrm ns/idntm

Sudah diingatkan tentang haramnya alat2 musik. Tapi pintu keharaman itu dibuka orang, lalu mereka bergelimang di yang sebenarnya haram (namun sudah disepelekan keharamannya), malah dipoles seolah merupakan amaliyah keislaman, lalu terjadi kemaksiatan yang memalukan, lalu kecemaran itu disebarkan orang untuk menjatuhkan Islam, bahkan sampai disebarkan peristiwa itu sesuai dengan benarnya ramalan dukun. Braak! Para pengintai yang memusuhi Islam seakan mendapatkan kesempatan emas untuk menjotos Islam sekeras-kerasnya. Tidak perduli bahwa Islam sudah memperingatkan keharamannya dari awal. Yang jelas mereka punya dalih, toh itu disebut musik religi. Dan prilaku ga’ sedap itu dilakukan pihak pengusung musik religi itu. Maka musuh2 Islam menggunakan kesempatan itu untuk menjotos Islam. Jdaar!

Komplitlah sudah kerja setan-setan. Menjadikan sibuknya manusia jatuh ke lembah jurang keharaman, lalu kemaksiatan, tapi karena dikesankan sebagai musik Islami, maka ketika ada kasus maka digunakanlah oleh musuh2 Islam sebagi bahan untuk pemojokan terhadap Islam sambil menjunjung kemusyrikan perdukunan. Nah, betul kan ramalan si cuantik itu… dan celoteh buruk semacamnya.

Padahal sebelumnya sudah diingatkan oleh para da’i. Musik itu haram. Ada di hadits Bukhari. Dengan segala keterangannya. Lalu dikilah-kilahi. Lalu musik itu justru dipoles dengan keislaman. Disebut musik religi, Islami dan sebagainya.

Ketika di situ birahi yang sudah ada jalurnya yang sah dan halal pun di dunia manusia ini sering diterjang pula, lalu musik dengan aneka permainannya walau dipoles dengan sebutan religi Islami dan semacamnya yang pada hakekatnya justru telah mmbetot Islam ke arah yang tidak seyogyanya itu tercemar pula oleh tingkah polah syahwati yang belum tentu halal cara yang ditempuhnya. Jadilah Islam sebagai bahan gunjingan, orang Islam yang shalih shalihah secara umum seolah terkena imbas gunjingan pula.

Tertawa terbahak-bahak lah setan-setan beserta munafiqin, kafirin, pembenci Islam dan musuh-musuh sunnah.

Padahal Islam dari awal sudah memperingatkan. Para da’i pun telah berupaya memperingatkan. Namun tidak diperhatikan bahkan lebih dari itu.

Semoga kasus itu jadi bahan pelajaran.

(nahimunkar.org)

(Dibaca 510 kali, 1 untuk hari ini)