.

 

  • Warga Budha Tolak Pemberian Kewarganegraan kepada Muslim Rohingya

Inilah beritanya.

***

Warga Budha Tolak Pemberian Kewarganegraan kepada Muslim Rohingya

 

MYANMAR (voa-islam.com) – Kebijakan Pemerintah Burma yang akan mengadakan sensus kepada penduduk Rohingya dan memproses kewarganegaraan mereka, menuai suara-suara protes dari pihak Budha.

Rabu (26/03/14) terjadi demonstrasi di ibukota Burma, Rangoon, yang dikuti oleh lebih dari 1000 penduduk setempat yang membawa spanduk yang mengungkapkan penolakan tinggalnya Rohingya di Burma dan masuknya mereka dalam data sensus.

Rohingya merupakan percampuran etnis dari pedagang Arab, Persi, Turki, Bengala, Moro dan suku asli Myanmar, di mana jumlah mereka mencapai dua juta jiwa dan mereka beragama Islam.

Salah seorang yang menjadi penyelenggara demonstrasi tersebut mengatakan, “Kami menolak Rohingya mendapatkan izin undang-undang dan menjadikan mereka sebagai warga negara di negara kami” tuturnya.[usamah/rohingya] Ahad, 29 Jumadil Awwal 1435 H / 30 Maret 2014 12:17 wib

***

Tokoh NU Tidak Berani Cemuwit?

Umat Islam Myanmar Burma dikuyo-kuyo, dibunuhi, diperkosa, rumah dan hartanya dibakar, diusir, tidak dibolehkan diberi status warganegara oleh orang Budha, tetapi anehnya di antara tokoh NU jilat-jilatan dengan orang klenteng yang dulunya mengaku beragama Budha.

Orang-orang NU seperti Salahudin Wahid adiknyaGus Dur yang berdekat-dekat dengan orang Budha, berani cemuwit atau tidak. Lihat saja. Mereka malah mengadakan acara doa bersama di klenteng Cina, yang sebelum Konghuchu dijadikan agama oleh Gus Dur, mereka mengaku beragama Budha.

  • Haul Gus Dur di Klenteng Gudo Jombang, Sabtu (7/12 203) sore
  • Gejala Berwala’ (loyal) dan ibadah dengan Orang Kafir dan Musyrik

Doa bersama di Klenteng Gudo, Jombang, Jawa Timur, usai Sarasehan Pemikiran Gus Dur. Yang berbaju batik putih dengan berpeci hitam ini adalah adik Gus Dur, KH Salahuddin Wahid, Kyai yang memimpin pesantren NU di Jombang, ikut doa bersama di klenteng ini, dalam rangka Haul (peringatan kematian) Gus Dur di Klenteng Hong San Kiong, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (7/12 2013) sore. / photo junanto/kompasiana.

***

Jangan heran

Ya jangan heran, lha wong warga NU sendiri dibunuh oleh orang Syiah di Puger Jember Jawa Timur saja NU-nya diam saja, bahkan pentolannya ada yang tertangkap basah menandatangani kerjasama dengan syiah di Iran. Apalagi umat Islam di Burma yang disiksa dianiaya dengan aneka kezaliman oleh orang-orang Budha, ya lebih oke untuk mereka sikapi dengan doa bersama dengan kaum musyrikin itu di klenteng.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 448 kali, 1 untuk hari ini)