• Nafsiah Mboy, dulunya Muslimah, dan pindah (murtad) ke Katolik, sesudah kawin dengan Ben Mboy, yang pernah menjadi Gubernur NTT. Nafsiah, tak lain, tokoh LSM, yang mempunyai afiliasi dengan Melinda Gate Foundation. Nafsiah mengkampanyekan “kondom” bagi remaja, dan ini akan berdampak timbulnya seks bebas.
  • Semuanya, itu hanya untuk mengurangi jumlah penduduk. Seks bebas tanpa anak. Itulah tujuannya utama. Agar jumlah penduduk di negeri-negeri Dunia Ketiga dan Muslim tidak terjadi ledakan penduduk, yang akan mengancam Barat.

Di Indonesia menteri Kesehatan Nafsiah Mboy, yang dulunya Muslimah, dan pindah (murtad) ke Katolik, sesudah kawin dengan Ben Mboy, yang pernah menjadi Gubernur NTT. Nafsiah, tak lain, tokoh LSM, yang mempunyai afiliasi dengan Melinda Gate Foundation. Nafsiah mengkampanyekan “kondom” bagi remaja, dan ini akan berdampak timbulnya seks bebas.

Tujuan  Nafsiah Mboy sama dengan Melinda Gates, tak lain pengendalian populasi.  Di mana di Indonesia jumlah penduduknya 240 juta, dan mayoritas Muslim. Maka, perlu dilakukan pengendalian pertumbuhan penduduk. Meskipun, alasannya bagi kesehatan ibu, yang hamil, dan rentan kematian, termasuk menghindari terjangkitnya HIV.

Pemerintah melalui Departemen Kesehatan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 25 miliar, yang akan digunakan untuk membeli kondom, yang akan dibagi-bagi secara gratis. Sementara itu, BKKBN, telah membeli 50 juta kondom, yang konon akan diberikan mereka yang rentan terkena HIV. Indonesia benar-benar memasuki abad kegilaan, seks bebas.

Semuanya, itu hanya untuk mengurangi jumlah penduduk. Seks bebas tanpa anak. Itulah tujuannya utama. Agar jumlah penduduk di negeri-negeri Dunia Ketiga dan Muslim tidak terjadi ledakan penduduk, yang akan mengancam Barat, dan perpindahan penduduk dari negara Dunia Ketiga dan Muslim ke Barat. Terjadinya migrasi atau perpindahan itu sudah pada tingkat yang sangat mengkawatirkan. Melinda Gates dan Nafsiah Mboy bersatu.

***

Kalangan konservatif Katolik Roma, kebakaran janggut, ketika seorang penganut Katolik yang taat, justeru menentang doktrin Vatikan. Melinda Gates, seorang Katolik (Yahudi?) yang taat, nampaknya akan menjadi tuan rumah KTT Keluarga Berencana, di London.

Vatikan melarang pengendalian kelahiran, kalangan Vatikan, seperti menghadapi serangan udara yang dahsyat, ketika Melinda Gates – istri dari Bill Gates miliarder Microsoft, yang melalui Melinda Gates Foundation – mempromosikan kontrasepsi sebagai alat mengurangi tingginya tingkat kematian ibu di negara berkembang.

“Alih-alih menggunakan kekayaan yang bermiliar dollar itu guna mempromosikan kebajikan,” klaim situs Vatikan. Selanjutnya, Vatikan mengatakan,  “menggunakan kekayaannya untuk mempromosika kejahatan yang mengkampanyekan kontrasepsi”, tukasnya. Ini sangat bertentangan dengan moralitas seksual Katolik, dan “Ini suatu dukungan dari eugenika – atau kontrol populasi yang rasis – suatu upaya, kebijakan yang ingin mengurangi populasi penduduk Afrika menjadi lebih sedikit,” ungkap bloq itu.

Melinda Gates mengabaikan kemarahan Vatikan,  menegaskan bahwa konferensi London, di mana Gates Foundation dan pemerintah Inggris berharap meningkatkan bantuan sebesar $ 4 miliar dollar, guna memperluas akses terhadap kontrasepsi di wilayah Afrika, Asia, dan Amerika Latin, termasuk membahas aborsi atau kontrol ledakan  populasi di berbagai kawasan”, ungkapnya.

Sebuah studi yang baru Johns Hopkins University, yang dibiayai oleh Yayasan Gates dan dipublikasikan minggu ini dalam jurnal ilmiah Inggris, The Lancet, menunjukkan bahwa penggunaan kontrasepsi yang meningkat dapat mengurangi sepertiga kematian ibu di negara berkembang.

Namun, justeru sekarang terjadi peningkatan aborsi, terutama aborsi yang akan merusak kesehatan perempuan. Tetapi, langkah-langkah Melinda Gates itu, semakin mendorong kebebasan seks di negara-negara Dunia Ketiga, dan tujuannya mengurangi jumlah penduduk.

Melinda Gates, sekarang terus menggalang kekuatan seluruh dunia, yang tujuannya ingin mengendalikan pertumbuhan penduduk dengan dana $ 4 miliar dollar. Isteri Bill Gates, seorang Yahudi, yang sekarang menguasai bisnis Microsoft, terus berusaha mengurangi jumlah penduduk dunia, di mana di seluruh Dunia Ketiga, terjadi telah ledakan penduduk. mi (voais) Jum’at, 13 Jul 2012

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.616 kali, 1 untuk hari ini)