Terpidana mati kasus narkoba, Freddy Budiman. (Kininews/Ist)


JAKARTA, kini.co.id – Seorang penghuni Lapas Nusakambangan, Jhon Kei mengatakan testimoni terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman benar adanya.

Ia menjadi saksi saat Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar dengan mendiang Freddy Budiman di Lapas Nusakambangan tahun 2014.

Jhon Kei sendiri merupakan terpidana mati kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono alias Ayung.

Pengakuan Jhon Kei itu diketahui dari hasil investigasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Polri di Nusakambangan belum lama ini.

“Membenarkan. Kesimpulan sementara dari saksi yang kami temui memang benar ada pertemuan itu,” kata anggota TGPF, Hendardi, Jumat (19/8/2016).

Menurut dia, John Kei juga mengaku mendengar pembicaraan antara Freddy dengan Haris. Bahkan, sambung dia, isi pembicaraan persis seperti testimoni Freddy yang disebarkan Haris.

“Benar materi pembicaraan yang ditulis oleh Haris. Jadi benar itu, tidak ada yang dilebihkan dan dikurangkan,” ucapnya.

Selama berada di Nusakambangan, Hendardi menambahkan, tim hanya menggali informasi dari John Kei saja. Ke depannya, sambung dia, tim akan meminta keterangan dari pendeta dan mantan Kalapas Nusakambangan, Liberty Sitinjak yang juga mengetahui pertemuan Haris dengan Freddy.

Sebelumnya, Koordinator Kontras Haris Azhar membeberkan pengakuan Freddy Budiman sebelum menerima hukuman mati.  Dalam testimoni itu Freddy menyebutkan keterlibatan penegak hukum dalam jaringan raksasa narkoba. Polri hingga saat ini mencari kebenaran atas informasi itu termasuk mendatangi napi yang mungkin mengetahui hal ini. [ Ime ]

Sumber: nasional.kini.co.id/ Reporter : Khalif/Jumat, 19 Agustus 2016 – 10:33 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.006 kali, 1 untuk hari ini)