Na’udzubillaah… Memalukan! Gus Miftah: “Pengajian paling menyenangkan adalah pengajian bersama lonte. Kenapa? Karena ngajinya berpahala, mata bervitamin”


Ilustrasi foto/ katakatabijak649

Demikin (perkataan dalam judul di atas) di antara Potongan video ceramah dari pendakwah kondang Nahdlatul Ulama (NU) Gus Miftah yang mengaku senang mengaji dengan lonte atau pelacur, kini menjadi perbincangan publik.

 

***

Jangan dikira, ucapan itu masalah sepele. Simak ancaman keras dalam hadits berikut ini.

Dari Mu’adz bin Jabal radliyallahu anhu berkata, aku bertanya, “Wahai Nabiyullah! Apakah kita akan dihukum hanya lantaran apa yang kita ucapkan?”. Lalu Beliau bersabda,

ثَكِلَتْكَ أُمُّكَ يَا مُعَاذُ وَ هَلْ يُكَبُّ النَّاسُ فىِ النَّارِ عَلَى وُجُوْهِهِمْ أَوْ عَلَى مَنَاخِرِهِمْ إِلاَّ حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ

“Ibumu telah kehilanganmu wahai Mu’adz. Tidaklah manusia itu ditelungkupkan di dalam neraka atas wajah-wajah atau hidung-hidung mereka melainkan hanyalah karena hasil dari lisan-lisan mereka”. [HR at-Turmudziy: 2616, Ibnu Majah: 3973, al-Hakim: 3601 dan Ahmad: V/ 231, 236, 237. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: shahih, lihat Shahiih Sunan at-Turmudziy: 2110, Shahiih Sunan Ibni Maajah: 3209, Shahiih al-Jaami’ ash-Shaghiir: 5136 dan Irwaa’ al-Ghaliil: 413].

Asy-Syaikh Salim bin Ied al-Hilaliy hafizhohullah bertutur, “Terdapat penjelasan bahwasanya hamba itu dihukum dengan seluruh apa yang diucapkannya, apakah diucapkannya dengan sungguh-sungguh atau main-main. Yang dapat menelungkupkan manusia di dalam neraka dan membawa mereka kepada kebinasaan adalah apa yang keluar dari lisan mereka”. [Bahjah an-Nazhirin: III/ 23].


عن أبي هريرة رضي الله عنه عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه و سلم قَالَ: وَ إِنَّ اْلعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِاْلكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللهِ تعالى لاَ يُلْقىِ َلهَا بَالاً يَهْوِى بِهَا فىِ جَهَنَّمَ

Dari Abu Hurairah radliyallahu anhu dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba mengatakan suatu kalimat yang mendatangkan murka Allah ta’ala yang ia tidak menaruh perhatian padanya namun mengakibatkannya dijerumuskan ke dalam neraka Jahannam”. [HR al-Bukhoriy: 6478, at-Turmudziy: 2314 dan Ibnu Majah: 3970. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: shahih, lihat Shahih Sunan Ibni Majah, Shahih Sunan at-Turmudziy: 1884, Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah: 540, Shahih al-Jami’ ash-Shaghir: 1670 dan Misykah al-Mashobih: 4813].

Berkata asy-Syaikh Salim bin Ied al-Hilaliy hafizhohullah, “Ucapan itu ada yang baik dan ada yang buruk. Yang mendatangkan keridloan Allah maka itulah yang baik, sedangkan yang mendatangkan kemurkaan-Nya maka dialah yang buruk”. [Bahjah an-Nazhirin: III/ 10].

https://www.nahimunkar.org/yang-terbanyak-memasukkan-manusia-ke-dalam-neraka-adalah-farji-dan-lisannya/

Mungkinkah celoteh mulut seperti dalam judul tersebut tidak mendatangkan murka Allah?

Bila ternyata itu menjadikan murkanya Alah Ta’ala, maka “Sesungguhnya seorang hamba mengatakan suatu kalimat yang mendatangkan murka Allah ta’ala yang ia tidak menaruh perhatian padanya namun mengakibatkannya dijerumuskan ke dalam neraka Jahannam“. [HR al-Bukhoriy: 6478).

Berikut ini berita singkatnya.

***

Senang Mengaji dengan Pelacur, Gus Miftah: Ngajinya Berpahala Mata Bervitamin

Selasa, Juni 01, 2021  SosmedTrending Topic

 

 

Potongan video ceramah dari pendakwah kondang Nahdlatul Ulama (NU) Gus Miftah yang mengaku senang mengaji dengan lonte atau pelacur, menjadi perbincangan publik.

 

Video ceramah Gus Miftah terkait pengalamannya mengaji dengan pelacur tersebut dibagikan netizen pengguna Twitter Cobeh09, seperti dilihat pada Selasa 1 Juni 2021.

 

Unggahan video netizen itu menanggapi sebuah pemberitaan terkait imbauan Menteri Agama (Menag) Gus Yaqut yang berharap masyarakat tak memilih mendengarkan pendakwah yang isi ceramahnya cenderung jorok.

 

“Ini Misalnya??? Gus Miftah : Ngaji Yang Paling Menyenangkan Adalah Pengajian Dengan Lonte. Kenapa? Karena Ngajinya Berpahala Matanya Ber-Vitamin,” cuit netizen Cobeh09.

 

Source: Silahkan Klik Link Ini

Diterbikan: oposisicerdas.comSelasa, Juni 01, 2021 Sosmed, Trending Topic

 

(nahimunkar.org)

(Dibaca 453 kali, 1 untuk hari ini)