Shodiq Ramadhan | Selasa, 29 Mei 2012 | 07:30:41 WIB

Jakarta (SI ONLINE) – Negara-negara sekuler terbukti tidak menjadikan manusia menjadi lebih baik. Tingkat kejahatan di negara-negara tersebut ternyata jauh lebih tinggi dibanding dengan negara-negara yang menyebut dirinya negara Islam atau negera dengan mayoritas penduduknya beragam Islam.

“Kalau orang ada yang mengatakan Singapura itu Islami hanya karena kebersihannya, itu salah. Sebab Singapura tetapi tidak bersih dari sampah masyarakat,” kata Ketua MIUMI dr Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Phil saat peluncuran buku terbarunya, “Misykat”, di Jakarta, Ahad malam lalu (27/5/2012).

Gus Hamid juga mengatakan bahwa kejahatan di negara barat lebih sadis daripada di negara Islam. Walaupun di negara-negara Islam juga ada kejahatan. “Di Kuwait, anda tinggal mobil tak terkunci di depan rumah, aman,” kata Gus Hamid membandingkan.

Putra Gontor juga memaparkan dampak buruk akibat sekularisme. Karena adanya praktik homo dan lesbi, koni orang-orang Barat tidak lagi mementingkan institusi perkawinan. Akibatnya penduduk negara-negara Barat menurun 0,5 persen setiap tahun.

Karena budaya hedonisme, kecerdasan anak-anak Barat juga menurun. Karena itu anak-anak Indonesia yang mengambil pendidikan di Barat menjadi lebih berprestasi dibanding mereka.

Bahkan para profesor di Austria, kata Gus Hamid, sepakat dengannya ketika dia mengatakan bahwa liberalisme-pluralisme adalah musuh semua agama. Nyatanya, baik Yahudi maupun Kristen memang menjadi rusak karena paham-paham itu.

Di Indonesia, lanjut Gus Hamid, kalangan liberal telah merencanakan menghapus sila pertama dalam Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa. “Akan dibuat Charta Sila. Negara ini akan dibuat ateis”, bocornya.

Upaya mengarah kesana jelas telah terbaca. Sebab salah satu buktinya, isu-isu filosofis dalam liberalisme, seperti pluralisme dan Kesatuan Transenden Agama-agama, dalam tataran praktis telah dilakukan dengan memunculkan nikah beda agama.

http://www.suara-islam.com/read4660-Negara-Sekular-Terbukti-Tidak-Menjadikan-Orang-Menjadi-Baik.html

Rep: shodiq ramadhan

(nahimunkar.com)

(Dibaca 517 kali, 1 untuk hari ini)