sumber : google-emage


Pasca eksekusi mati petinggi Syiah Nimr Al-Nimr, ketegangan hubungan antara Arab Saudi dan Iran kian parah hingga saling memutus kerja sama ekonomi. Menurut Reuters, selain memutus seluruh impor dari Saudi, Iran bahkan melarang rakyatnya untuk melakukan ibadah umrah.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Iran, Hassan Rouhani, dalam rapat kabinet pada Kamis (7/1), lansir atjehcyber.net (9/1/2016).

Pemerintah memperkirakan sekitar 600 ribu warga Iran pergi ke Saudi setiap tahunnya untuk melakukan ziarah. Namun kini, beberapa penerbangan antara kedua negara bahkan sudah diputus.

Kebijakan Teheran ini diumumkan tak lama setelah Saudi menyatakan memutus hubungan diplomatik dengan Iran. Saudi bahkan memutus hubungan perdagangan dan penerbangan serta melarang warganya pergi ke Iran, namun tetap memperbolehkan jamaah haji Iran untuk melakukan ibadah haji dan umroh.

Riyadh geram lantaran menganggap Iran tak berupaya keras untuk menahan pengunjuk rasa agar tidak menyerang gedung kedutaan besar Saudi di Teheran.

jurnalmuslim.com, editing admin Middle EAST Update

Sumber: middleeastupdate.net/ January 11, 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 7.891 kali, 1 untuk hari ini)