• Seburuk-buruk manusia

« إِنَّ مِنْ أَشَرِّ النَّاسِ عِنْدَ اللَّهِ مَنْزِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ الرَّجُلَ يُفْضِى إِلَى امْرَأَتِهِ وَتُفْضِى إِلَيْهِ ثُمَّ يَنْشُرُ سِرَّهَا ».

 “Sesungguhnya termasuk manusia paling jelek kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah laki-laki yang menggauli istrinya dan isterinya menggaulinya kemudian dia sebarkan rahasia ranjangnya.” (HR. Ibn Abi Syaibah 17559, Ahmad 11673, dan Muslim 1437)

 nekad pertontonkanPasangan suami istri Kevin (32) dan Devi (30), biasa menggelar ‘live sex’ dengan bayaran Rp 850 ribu. Mereka mau mempertontonkan hubungan intim itu demi mendapatkan uang. Faktor ekonomi menjadi alasan mereka.  Pria yang berprofesi sebagai kuli angkut kain di pasar ini mengaku kalau gaji yang dia terima selama bekerja tidak mencukupi untuk kebutuhan rumah tangga.

Polisi Resor Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur menahan Kevin dengan Pasal 34 dan 36 UU nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara atau denda Rp5 miliar.

Pasangan wanitanya, yang tak lain adalah istri pelaku, tidak ditahan dengan pertimbangan kemanusiaan karena punya tanggungan merawat kedua anaknya yang masih kecil.

 Kapolres Tanjung Perak AKBP Anom Wibowo mengatakan, dalam memuluskan aksinya, Pasutri yang tinggal di kawasan Surabaya utara ini membungkusnya dengan jasa layanan pijat. Ketika sudah mendapatkan klien, maka ditawari jasa untuk melihat adegan ranjang.
“Jika sudah disepakati, maka tersangka berjanji untuk ketemu di sebuah hotel,” jelasnya.
Saat itulah Kevin datang bersama istrinya, Devi, dan melakukan adegan seks dengan ditonton oleh Kliennya.
“Dari pengakuannya, tersangka baru dua kali melayani klien. Kami masih kembangkan kemungkinan ada jaringan seperti ini,” ujar Mantan Kastreskrim Polrestabes Surabaya itu.
Terakhir, tersangka melayani Kliennya di salah satu hotel Kawasan Jalan Tambak Bayan, Surabaya.

Guna menjaring pelanggan, pasangan suami istri itu memasang iklan pijat dan kebugaran dengan nama “Massage Chinese” di koran. Perbuatan itu digelar di sebuah hotel di Surabaya.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan pasal 34 Junto 36 Undang-undang RI nomer 44 Tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

Sementara, Polisi hanya melakukan penahanan terhadap Tersangka Kevin. Dan untuk Devi tidak dilakukan penahanan karena pertimbangan kemanusiaan. Pasalnya, yang bersangkutan diketahui memiliki dua anak yang masih kecil, menurut berita okezone.

 Adapun perilaku menyaksikan adegan seperti itu, menurut psikiater Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya, Hendro Riyanto adalah gejala menyimpang dengan istilahVoyeurisme. Voyeurisme adalah gangguan kejiwaan dengan ciri utama dorongan yang tak terkendali untuk mengintip atau melihat lawan jenis atau sejenis sedang telanjang, menanggalkan pakaian atau melakukan kegiatan seksual./ dbs

***

Seburuk-buruk manusia

Dalam Islam, orang bersuami isteri yang menceritakan hubungan ranjangnya kepada orang lain itu kedudukannya di akherat sebagai orang terjelek. Apalagi sampai mempertontonkan langsung kepada orang lain.

Berikut ini penjelasannya.

***

Moslem Channel wrote:

Menyebarkan Adegan Ranjang

Pertanyaan:
Assalamu`alaikum Wr.Wb.
Ust. saya mau tanya apakah hukumnya, setelah berhubungan dengan Istri lalu diceritakan. mohon dalil-dalilnya jazk….
Wassalamu`alaikum Wr.Wb.
Dari: Achmad Saiman

Jawaban:
Menyebarkan Adegan Ranjang Suami Istri

Wa’alaikumussalam

Diharamkan bagi suami maupun istri menceritakan adegan ranjangnya dengan pasangannya kepada orang lain. Siapa pun dia, termasuk keluarga terdekatnya.

Di antara dalilnya:
A. Dari Abu Said Al-Khudri radhiallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« إِنَّ مِنْ أَشَرِّ النَّاسِ عِنْدَ اللَّهِ مَنْزِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ الرَّجُلَ يُفْضِى إِلَى امْرَأَتِهِ وَتُفْضِى إِلَيْهِ ثُمَّ يَنْشُرُ سِرَّهَا ».

 “Sesungguhnya termasuk manusia paling jelek kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah laki-laki yang menggauli istrinya dan isterinya menggaulinya kemudian dia sebarkan rahasia ranjangnya.” (HR. Ibn Abi Syaibah 17559, Ahmad 11673, dan Muslim 1437)

Dalam riwayat yang lain, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« إِنَّ مِنْ أَعْظَمِ الأَمَانَةِ عِنْدَ اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الرَّجُلَ يُفْضِى إِلَى امْرَأَتِهِ وَتُفْضِى إِلَيْهِ ثُمَّ يَنْشُرُ سِرَّهَا ».

 “Sesungguhnya (pelanggaran) amanah terbesar di sisi Allah pada hari kiamat adalah seorang lelaki yang menyetubuhi istrinya dan istri bersetubuh dengan suaminya, lalu dia menyebarkan rahasia ranjangnya.” (HR. Muslim 1437)

B. Hadis dari Asma’ binti Yazid radhiallahu’anha, bahwa ada beberapa orang laki-laki dan perempuan yang sedang duduk (terpisah dengan kelompok masing-masing). Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَعَلَّ رَجُلاً يَقُولُ : مَا يَفْعَلُ بِأَهْلِهِ ، وَلَعَلَّ امْرَأَةً تُخْبِرُ بِمَا فَعَلَتْ مَعَ زَوْجِهَا

 “Barangkali ada di antara lelaki itu yang menceritakan adegan ranjangnya dengan istrinya, mungkin juga di antara wanita itu ada yang menceritakan rahasia hubungannya dengan suaminya?”

Mereka yang duduk-duduk di situ langsung diam. Lalu aku sampaikan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, sungguh para wanita dan para lelaki itu melakukan apa yang Anda khawatirkan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian bersabda”,

فَلاَ تَفْعَلُوا فَإِنَّمَا مِثْلُ ذَلِكَ الشَّيْطَانُ لَقِيَ شَيْطَانَةً فِي طَرِيقٍ فَغَشِيَهَا وَالنَّاسُ يَنْظُرُونَ.

 ‘Janganlah kalian lakukan. Karena perbuatan semacam ini seperti setan lelaki yang bertemu setan perempuan di jalan, kemudian dia langsung melakukan hubungan intim, sementara setan lain melihatnya.‘” (HR. Ibn Abi Syaibah 17560 dan Ahmad 27624)
Allahu a’lam

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)

Jadi berdasarkan kutipan di atas sdh jelas bahwa dilarang utk menyebarakn adegan ranjang suami istri. Wallahu a’lam

http://emiersyarief.wordpress.com/2012/01/16/hubungan-suami-istri/

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.649 kali, 1 untuk hari ini)