NGERI… Polisi China Seret Paksa Wanita yang Diduga Terkena Virus Corona



Prof. Steve Hanke dari Johns Hopkins University AS memposting video di akun twitternya (10/2/2020):

“Chinese police forcefully detain a woman because she might have the #Coronavirus. China’s Censorship & lies continue to encourage the spread of the disease. Don’t believe a word coming out of the #Communist megaphones in #Beijing.”

“Polisi China dengan paksa menahan seorang wanita karena dia mungkin memiliki #Coronavirus . Sensor & Kebohongan China terus mendorong penyebaran penyakit. Jangan percaya sepatah kata pun keluar dari corong Komunis di Beijing,” ujar Prof. Steve Hanke.

Hingga hari Ahad (9/2/2020) jumlah korban meninggal virus Corona di Cina daratan telah meningkat menjadi 811 orang, jumlah kasus meningkat menjadi 37.198 kasus infeksi.

[Video]
https://twitter.com/i/status/1226599397812604928

#Chinese police forcefully detain a woman because she might have the #Coronavirus. China’s #Censorship & lies continue to encourage the spread of the disease. Don’t believe a word coming out of the #Communist megaphones in #Beijing.pic.twitter.com/Jd9oMeA015

— Prof. Steve Hanke (@steve_hanke) February 9, 2020

[portal-islam.idSenin, 10 Februari 2020  Berita Internasional

(nahimunkar.org)

(Dibaca 655 kali, 1 untuk hari ini)