Jakarta (SI Online) – Salah satu produsen minuman beralkohol terbesar di Indonesia PT Multi Bintang Tbk (MLBI) menyayangkan terbitnya aturan pelarangan penjualan bir di minimarket seluruh Indonesia. Produsen Bir Bintang itu menganggap aturan tersebut bisa mengurangi penjualan.

“Ini mempersempit penjualan, juga mengurangi hak konsumen,” kata Presiden Komisaris (Preskom) PT MLBI, Cosmas Batubara, seperti dikutip detikFinance, Selasa (3/2/2015).

Bekas Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Perumahan Rakyat pada masa Orde Baru itu mengatakan, penjualan produk MLBI saat ini juga cukup besar melalui minimarket dan pengecer. Lahirnya Permendag No 06/M-DAG/PER/1/2015 oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel akan berimbas ke kinerja perusahaan.

“Kita jual produk di banyak tempat, hampir semuanya sama besar. Ya, (penjualan) di ritel besar juga,” ungkapnya.

Maka dari itu Cosmas menyayangkan langkah pemerintah yang membuat aturan tanpa melibatkan maupun berkonsultasi terlebih dahulu dengan pelaku industri.

“Ini tidak masuk akal. Kalau main larang saja kan mengurangi hak sebagai pembeli. Masak saya tidak boleh minum dekat rumah saya? Kenapa dia larang?” ujarnya.

red: adhila

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.011 kali, 1 untuk hari ini)