Jakarta, HanTer – Sejumlah warga dan Organisasi Masyarakat (Ormas) dari Jakarta Utara, serta Forum RT/RW, dikabarkan akan melaporkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas dugaan penistaan agama.

Ahok dianggap menistakan agama setelah menyatakan jika Al Quran surat Al Maidah ayat 51 merupakan hal yang membohongi.

Dalam pesan yang tersiar di jaringan media sosial, nantinya sebagai barang bukti dalam laporan tersebut adalah adalah video dan saksi orang-orang yang mendengar langsung dikejadian tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melontarkan pernyataan yang menyebut jika Al-Quran surat Al Maidah ayat 51 sebagai hal yang membohongi.

Hal itu diungkapkan Ahok saat melakukan kunjungan ke Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

“Bisa aja kalau hati kecil bapak ibu ga bisa pilih saya, karena dibohongin dengan surat Al Maidah 51, macem macem itu,” kata Ahok dalam acara kunjungannya yang di unggah ke Youtube.

“Jadi bapak ibu gak bisa milih saya karena takut masuk neraka, dibodohin itu.”

Pernyataan Ahok tersebut menuai kecaman dari umat Islam. Ahok dianggap terlalu mencampuri keyakinan umat Islam dan melontarkan pernyataan yang sangat tidak pantas sebagai seorang pejabat publik.*/megapolitan.harianterbit.com (Oni) – Kamis, 06 Oktober 2016 12:39 WIB

 ***

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Laporkan Ahok Ke Polisi Akibat Hina Al Quran Surat Al Maidah Ayat 51 !

indowarta.com– Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah yakni Pedri Kasman menjelaskan bahwa pihaknya akan melaporkan Gubernur DKI Jakarta yakni Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut dibuat terkait dengan pernyataan Ahok yang dinilai telah menghina agama Islam pada saat melakukan pidato di Pulau Seribu yang digelar beberapa waktu yang lalu.

Melalui pernyataan tertulisnya pada hari Kamis 6 Oktober 2016, Pedri menyebutkan bahwa Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah telah menyesalkan statement dari Basuki Tjahaj Purnama yang secara terang-terangan menghina agama Islam dengan mengguynakan kalimat “dibodohi” terhadap isi kitab suci Al Qur’an.

Pedri menyebutkan bahwa pernyataan yang telah dibuat oleh Ahok itu dinilai telah menghina dan juga penistaan terahdap agama Islam. Tidak hanya itu saja, bahkan Pedri menyebutkan bahwa Ahok telah melecehkan dasar negara yang sangat menghargai keberagaman dan kebhinekaan.

Oleh sebab itu pada hari Jumat 7 Oktober 2016 Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah bersama dengan organisasi Muhammadiyah yang lainnya akan melakukan pelaporan terhadap Ahok ke Polda Metro Jaya. Pedri menyebutkan bahwa pihaknya akan melaporkan Ahok ke Polda Metro Jaya secara resmi dengan tuduhan penistaan agama.

Pada sebelumnya, Advokat Cinta  Tanaha Air atau ACTA telah terlebih dahulu melaporkan Basuki Tajahaja Purnama ke Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu DKI Jakarta karena telah diduga melakukan pelehan agama dengan mengutip ayat dari kita suci Al Qur’an. Terkait dengan hal tersebut, Ahok melayangkan bantahannya telah melecehkan kitab suci Al Quran karena mengutip sebuah ayat Al Maidah.

Terkait dengan Ahok hina Al Quran ini, Ahok sendiri mengaku tidak begitu mempermasalahkan dirinya akan dilaporkan ke Bawaslu DKI Jakarta. Jika sewaktu-waktu dipanggil oleh Bawaslu DKI Jakarta, Ahok pun akan sangat bersedia untuk datang. Ahok mengaku bahwa dirinya tidak habis pikir kenapa mengutip ayat dari kitab suci itu disebut dengan pelanggaran.*/indowarta.com – Kamis, 06 Oktober 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.323 kali, 1 untuk hari ini)