Tindakan NT (Natrom) warga asal Bekasi (tinggal di Bayah Banten) ini kemudian membuat resah masyarakat.

Tangkap Layar YouTube/Tribun Network

Seorang kakek-kakek berinisial NT alias Natrom (62) di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten mengaku sebagai Dewa Matahari. 

 

BANTEN – NT, seorang warga mengaku Dewa Matahari di Lebak, Banten.

 

NT kini berurusan dengan polisi karena kasus penistaan agama.

 

Aaksi NT bermula pada 27, Juni 2022. Saat itu, NT mengaku sebagai Dewa Matahari.

 

 

Karenanya, tindakan NT warga asal Bekasi ini kemudian membuat resah masyarakat.

 

 

Camat Bayah Khaerudin mengatakan, pria lanjut usia itu juga melarang Shalat kepada orang-orang yang bekerja dengan dirinya dan menghina Nabi Muhammad SAW.

 

“Info awal kami terima 27 Juni, cuma kalau kegiatan kami pantau selama ini tidak menemukan hal yang mencurigakan,” katanya.

 

Pihak kecamatan juga sudah melakukan klarifikasi antara warga dengan NT. Hasilnya beberapa ucapan yang disampaikan warga diakui pelaku.

 

Warga yang mengaku Dewa Matahari itu, diamankan di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Diketahui berinisial NT. Polisi kini masih melakukan pemeriksaan.

 

Polres Lebak kini masih mendalami perkara dugaan penistaan agama yang dilakukan NT, dengan mengaku sebagai Dewa Matahari.

 

Kabarnya, NT masih sulit dimintai keterangannya. Sebab yang bersangkutan diduga mengalami gangguan kejiwaan.

 

“Sekarang masih kita dalami,” kata Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP Indik Rusmono.

 

Diketahui, (radarbanten/ttg)

Radar Banyumas RABU, 13 JULI 2022

(nahimunkar.org)