Ilustrasi /dailymotion.com/ 27-2-2022

***

Yang dihina oleh ketua Ganjarist Eko Kuntadhi dkk bukan hanya nyai pesantren NU Lirboyo, tapi adalah keyakinan Islam


Ilustrasi foto/ytb

Yang dihina bukan hanya nyai pesantren NU Lirboyo, tapi adalah keyakinan Islam. Karena video yang dikomentari dengan kata-kata sangat kasar itu pembahasan mengenai surga, suatu keyakinan penting dalam Islam, dan juga ayat suci Al-Qur’an sebagai landasannya.

Jadi bila NU maupun pihak pesantren NU Lirboyo tidak mempersoalkan Eko Kuntadhi dengan gerombolannya, itu menjadi cela/cacat besar bagi NU dan pesanten NU yang (dapat diartikan) lebih membela penista Islam sebagaimana PBNU mengirimkan 2 saksi ahlinya (Masdar F Mas’udi dan Ahmad Ishomuddin) untuk membela Ahok penista Islam (dengan menista) QS Al-Maidah 52, namun sengaja dibela oleh PBNU.

Lihat dua artikel ini:

Memalukan! Masdar F Mas’udi dari NU Terjerembab dalam Dalil Serampangannya demi Bela Ahok, Posted on 30 Maret 2017, by Nahimunkarcom

Saksi Ahli Ahok dari NU Membatalkan Berlakunya Al Maidah 51, Mirip Lia Eden yang Batalkan Ayat Haramnya Daging Babi Posted on 22 Maret 2017

by Nahimunkarcom

Apakah (tingkah buruk yang bertentangan dengan Islam terang-terangan itu) mau diulang lagi? Yaitu lebih membela penista Islam dibanding membela Islam yang dihina? Bahkan kini disamping buzzer2 anti Islam itu menghina Islam, masih pula menghina harga diri kehormatan para petinggi pesantren NU.

Bila yang ditempuh NU & ponpes NU justru lebih membela penista Islam (dengan komplot dan hahah heheh dengan penista2 Islam itu, dengan memafkannya begitu saja demi melestarikan perkoncoan bersama para pembenci Islam), ya itu akan menambah cacat besar bagi NU dan pesantren NU, yang sudah lebih terang-terangan dalam berkomplot dengan manusia2 pembenci Islam. Karena sudah sampai islam dihina plus warga inti pengurus pesantren NU dihina pun masih tetap berkomplot dengan penghina dan pembenci2 Islam.

Bila pilihan NU dan Ponpes NU justru lebih akan melestarikan komplotnya dengan musuh-musuh yang menghina Islam, ya moggo, tinggal tuggu azab di dunia maupun di akherat.

Tinggal NU dan Ponpes NU berhadapan dengan Umat Islam yang tak rela bila buzzer2 penista Islam yang menista surga & ayat suci Al-Qur’an dengan sebegitu kasarnya itu dijadikan teman setia oleh NU dan pesantren NU.

Ingat, Allah Ta’ala sama sekali tidak rela agamaNya dihina. Bila NU dan Ponpes NU melestarikan sikap komplotnya dengan mereka, maka murka Allah Ta’ala akibatnya. Sedangkan yang ditolong Allah Ta’ala jelas yang membela agama Allah Ta’ala. Bukan yang komplot dan hahah hihih dengan penghina2 Islam, sambil membubarkan dan menghalangi pengajian-pengajian Islam di sana sini sebagaimana biasanya, hingga Islam dihina sebegitunya bahkan kehormatan NU dan pesantren NU dihina, dimaafkan saja demi seiring sejalan dengan a’daaullah dalam menghadapi agama Allah Ta’ala. Semoga saja NU dan ponpes NU tidak begitu. Tapi kita tunggu saja kenyataannya. Bila lebih pilih melestarikan komplot dengan a’daaullah, ya terserah saja, tinggal tunggu azab Allah atau mendapatkan istidraj. Dua-duanya tak ada enaknya, tapi kalau dibilangin tetap saja ga’ gubris ya sudah… terserah…

(nahimunkar.org)