AMBON– Resah dengan keberadaan rumah kos yang sering disalahgunakan oleh penghuninya untuk berbuat mesum, warga RT 001/RW 017 desa Batu Merah melakukan Nahi munkar. Dengan didukung oleh aparat TNI dari Babinsa dan anggota Polri, pada Sabtu (02/12/2012) pukul 01.00 WIT masyarakat melakukan razia tempat-tempat kos di wilayah RT 001/RW 017. Dalam razia tersebut juga melibatkan Imam Masjid Daulah Islamiyah Ustadz Moksen Soumole, dosen IAIN Ambon Ustadz Benyamin Umaternate dan masyarakat yang sebagiannya adalah Mahasiswa.

Sasaran dari razia tersebut adalah tempat-tempat kos yang tidak jarang disalahgunakan oleh penghuninya untuk kumpul kebo. Terhadap para penghuni kos yang terjaring razia dan terbukti tinggal satu kamar dengan pasangan bukan suami istri jika mereka adalah oknum Mahasiswa IAIN Ambon maka akan diserahkan penanganannya kepada pihak rektorat.

Dalam razia yang diikuti oleh Kontributor voa-islam dilakukan sampai pukul 04.30 WIT tersebut terjaring dua pasangan bukan suami istri yang tinggal dalam satu kamar kos. Kedua pasangan tersebut kesemuanya adalah oknum mahasiswa/i IAIN. Pasangan pertama yang terjaring razia warga adalah seorang wanita bernama A yang tercatat sebagai Mahasiswi IAIN Fakultas Tarbiyah jurusan Biologi semester IX dan pasangannya bernama RW seorang mahasiswa IAIN Fakultas Tarbiyah jurusan PAI (Pendidikan Agama Islam) semester IX.

Pasangan kedua seorang wanita bernama RK yang merupakan mahasiswi IAIN Ambon Fakultas Tarbiyah jurusan Matematika semester V dan pasangannya WRW seorang Mahasiswa IAIN Ambon Fakultas Tarbiyah jurusan Biologi semester V. Kedua pasangan tidak resmi tersebut ditangkap di dua tempat kos yang berbeda.

Untuk menindak penyimpangan seksual pasangan mahasiswa tersebut, warga akan berkoordinasi dengan pihak kampus. “Kita akan melaporkan hal ini kepada pihak rektorat IAIN,” ujar Ustadz Moksen Soumole.

Aksi Nahi munkar yang sudah dilakukan beberapa kali tersebut mendapatkan dukungan masyarakat sekitar dan juga para pemilik kos, karena sebagian besar penghuni rumah kos di wilayah RT 001/RW 017 adalah Mahasiswa/i IAIN Ambon. “Harus ada komitmen pada kegiatan seperti ini dan harus ada dukungan dari pihak IAIN,” kata Husen, warga setempat.

Rencananya kegiatan serupa akan terus dilakukan oleh warga secara kontinyu demi terciptanya lingkungan yang bersih dari maksiat, aman dan nyaman. Aksi nahi munkar yang berjalan dengan lancar dan tertib itu berakhir pada pukul 04.30 WIT. [AF] (voa-islam.com) Rabu, 05 Dec 2012

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.072 kali, 1 untuk hari ini)