Oknum Pendeta Genjot Tiga ABG 10 Kali di Panti Benih Kasih yang Dia Pimpin

 

Oknum pendeta Kadek Pilipus ditangkap

 

Kena ancaman hukuman pidana paling lama 15 tahun penjara dengan denda paling banyak Rp 5 miliar.

BALI – Polisi akhirnya menetapkan pendeta Kadek Pilipus sebagai tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur.

Oknum Ketua Yayasan Benih Kasih, Banjar Dinas Karangasari, Desa Banyupoh, Gerokgak, Bali itu diduga mencabuli tiga anak baru gede (ABG).

Menurut KBO Reskrim Polres Buleleng Iptu Dewa Sudiasa, berdasar hasil pemeriksaan, aksi bejat dilakukan Kadek Pilipus kepada tiga orang anak panti di bawah umur yang tinggal di Yayasan Benih Kasih.

Ketiga ABG yang menjadi korban pencabulan Kadek Pilipus yakni N, R, dan S.

Kadek Pilipus mengaku hampir 10 kali melakukan perbuatan cabul terhadap anak-anak yang ada di panti yang dia pimpin.

“Saya lakukan di kamar mandi, kamar tidur dan studio musik yang ada di asrama panti,” aku tersangka Pilipus.

Tersangka Kadek Pilipus mengaku tidak pernah menjanjikan sesuatu apapun kepada para korban.

“Saya hanya merayu korban, pegang badannya, lalu saya cium. Karena ada respons, ya saya lakukan. Kalau ancaman dan tekanan tidak pernah terhadap korban,” sangkalnya.

Akibat perbuatannya, tersangka terancam dijerat dengan Pasal 82 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2014 perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana paling lama 15 tahun penjara dengan denda paling banyak Rp 5 miliar.

(jul/mus/radarbali)
pojoksatu.id, Rabu, 9 Oktober 2019 | 07:46 WIB

(nahimunkar.org)

(Dibaca 2.081 kali, 1 untuk hari ini)