Orang (H)utan dan Islam Liberal




Ulil Abshar Abdalla pentolan liberal./ Foto viva

 

 

Ada sahut-sahutan di fb mengenai Islam Liberal yang isinya agak unik.

Silakan simak berikut ini (telah disunting seperlunya).

 

Baronz Ug Jhat Lgiie: Islam kok liberal,,,,, yg liberal tu otaknya @ulil bukan islamnya,,,,

  •  

    Hartono Ahmad Jaiz: Ya, itu sudah pernah ana kemukakan di depan pentolan liberal, Ulil Abshar Abdalla.

     

    Di depan Ulil (pentolan liberal) dan Haidar Baqir pentolan syiah ketika diskusi di Al-Azhar Kebayoran Baru Jakarta yang diselenggarakan YISC tahun 2002, ana awali dengan pertanyaan kepada hadirin:

     

    “Yang disebut Orang, itu manusia bukan?” 
    “Manusiaaa,”  jawab hadirin serempak.

    “Kalau orang (h)utan, manusia bukan?” 
    “Bukaaan!”, jawab hadirin kompak, dan tampak ada yang agak tertawa. 

    “Lhah sekarang, Islam itu agama Islam bukan?” 
    “Ya Agama Islam”, jawab hadirin 

    “Kalau Islam Liberal, agama Islam bukan?” 
    “Bukan!” jawab hadirin, ada yang teriak sambil serempak menyorotkan mata ke arah Ulil Abshar Abdalla pentolan JIL (Jaringan Islam Liberal) yang didampingi Haidar Baqir pentolan syiah yang sedang duduk di deretan meja (kursi) para pembicara di samping ana itu.

     

    ***

    Menambah kuat bukti bahwa orang liberal itu memang keblinger.

    Bukti keblingernya Tokoh JIL

    Tokoh JIL: Kesalahan Lia Eden Sama dengan Kesalahan Nabi Muhammad

    “Apa yang dilakukan oleh Lia Aminudin, sama seperti yang dilakukan Nabi Muhammad. Kesalahan Lia sama dengan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad waktu munculnya Islam,” kata Luthfi Assyaukanie tokoh JIL (Jaringan Islam Liberal) dalam sidang MK di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu, (17/2/2010) .

     

    ***

    Siapakah Lia Eden yang disamakan keselahannya dengan apa yang disebut oleh manusia liberal sebagai kesalahan Nabi Muhammad itu?

    Silakan simak ini.

    ***

    Lia Eden Divonis 2,5 Tahun Penjara

    Posted on 5 Juni 2009

    by Nahimunkarcom

    Lia Eden Divonis 2,5 Tahun Penjara

    Juni 2, 2009
    Kategori Kriminal dan Hukum

    JAKARTA (Pos Kota) – Ny. Aminudin alias Lia Eden akhirnya divonis 2,5 tahun penjara oleh majelis hakim PN Jakarta Pusat, Selasa (2/6) sore.

    Sementara Wahyu Andito, sebagai pelayanan penerima wahyu dari Lia Eden, juga divonis majelis hakim dengan 2 tahun penjara.

    Lia Eden terbukti melakukan penistaan terhadap agama, yakni membuat beberapa risalah kepada Presiden RI SBY, Kejaksaan, Kepolisian dan beberapa lembaga Ormas Islam. Intinya, Lia Eden minta Agama Islam dihapuskan di Indonesia.

    Menurut keterangan saksi ahli, majelis hakim pimpinan Subahran (bukan Suparlan) menyatakan perbuatan terdakwa sudah menyakiti umat Islam, karena umat Islam sendiri mengakui adanya agama lain, tapi tidak minta dihapuskan.

    Lia Eden begitu selesai sidang menyatakan banding, tanpa didampingi pengacara.

    Selama mengikuti persidangan, Lia Eden, selalu memakai tongkat kebesaran dan menyala dan dibawa pakai peti. Sidang diikuti pengikutnya dengan mengenakan pakaian putih, ikat kepala dan selendang merah.(wicaksono/sir)

    Sumber: http://www.poskota.co.id/kriminal-dan-hukum/2009/06/02/lia-eden-akhirnya-divonis-25-tahun-penjara

     

    (nahimunkar.org)

(Dibaca 943 kali, 1 untuk hari ini)