Orang Munafik Ketakutan terhadap Umat Islam, dan Perpecahan Sesama Munafik pun Sangat Hebat

لَأَنتُمْ أَشَدُّ رَهْبَةً فِى صُدُورِهِم مِّنَ ٱللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَفْقَهُونَ

Terjemah Arti: Sesungguhnya kamu dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allah. Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tidak mengerti. (Quran Surat Al-Hasyr Ayat 13)


Ilustrasi. Foto/ytb

Tafsir:

Sesungguhnya kalian -wahai orang-orang yang beriman- lebih ditakuti dalam hati orang-orang munafik dan Yahudi daripada Allah. Hal itu -besarnya rasa takut mereka terhadap kalian dan minimnya rasa takut mereka terhadap Allah- dikarenakan mereka itu kaum yang tidak paham dan tidak mengerti. Sebab jika mereka mengerti, niscaya mereka tahu bahwa Allah lebih pantas untuk ditakuti dan disegani, dan Dia lah yang menjadikan kalian menang atas mereka.

[ Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram) ].

لَا يُقَٰتِلُونَكُمْ جَمِيعًا إِلَّا فِى قُرًى مُّحَصَّنَةٍ أَوْ مِن وَرَآءِ جُدُرٍۭ ۚ بَأْسُهُم بَيْنَهُمْ شَدِيدٌ ۚ تَحْسَبُهُمْ جَمِيعًا وَقُلُوبُهُمْ شَتَّىٰ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا

Terjemah Arti: Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu, sedang hati mereka berpecah belah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tidak mengerti. (Quran Surat Al-Hasyr Ayat 14)

Tafsir:

Tidaklah orang-orang Yahudi dan orang-orang munafik memerangi kalian -wahai orang-orang yang beriman- secara bersama-sama, kecuali di tempat-tempat yang dibentengi dengan pagar-pagar atau di belakang tembok-tembok. Mereka tidak mampu menghadapi kalian karena rasa takut mereka. Permusuhan di antara mereka itu sangat kuat karena adanya pertikaian di antara mereka. Kamu mengira bahwa mereka sepakat dalam satu kata dan satu barisan. Kenyataannya hati mereka terpecah belah dan berselisih. Perselisihan dan pertikaian itu terjadi karena mereka tidak mengerti, sebab jika mereka mengerti niscaya mereka akan mengetahui kebenaran dan mengikutinya serta tidak berselisih tentangnya.

[Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)].

Referensi: tafsirweb.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 454 kali, 1 untuk hari ini)