oleh: fikri ramadhavi/acehkita.com – 13/12/2013 – 17:51 wib

.

Bagaimana Jakarta dan kota-kota lainnya?  Bukankah itu haram bagi Umat Islam yang merupakan penduduk mayoritas di negeri  ini ? Dan juga membuang-buang uang secara sia-sia ? Coba kita berfikir secara sehat ya…

Di negeri Islam, seperti Saudi Arabia, polisi agama di sana melarang perayaan tahun baru berdasarkan fatwa dari mufti. https://www.nahimunkar.org/polisi-agama-saudi-peringatkan-larangan-perayaan-tahun-baru/

Umat Islam Indonesia juga menolak perayaan tahun baru. Contohnya di Aceh.

Inilah berita foto tentang penolakan perayaan tahun baru di Aceh.

***

 

 

Tolak Perayaan Tahun Baru

 

Sejumlah ormas Islam melakukan orasi dan membentangkan spanduk di depan balaikota mendesak Pemerintah Kota Banda Aceh mengeluarkan pernyataan dan surat edaran melarang warga merayakan tahun baru di bumi Serambi Mekkah, Jumat (13/12).

***

Ormas Aceh2

Foto : Membakar Terompet. Masyarakat Pecinta Syariah Islam membakar terompet tahun baru saat melakukan aksi di depan Kantor Gubernur Aceh

BANDA ACEH – Manajemen Hotel Hermes Palace Banda Acehberjanji tidak akan mengadakan perayaan natal dan tahun baru di hotel tersebut. Hal itu merupakan kesepakatan antara pihak hotel tersebut dengan puluhan massa dari ormas Islam yang melakukan aksi demonstrasi di depan hotel tersebut, Jumat (20/12 2013)./ http://infoafri.blogspot.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 722 kali, 1 untuk hari ini)