Sebuah helikopter Arab Saudi mengudara di Riyadh, pada 2015 lalu.


Seorang pangeran Arab Saudi tewas setelah helikopter yang dia tumpangi jatuh dekat perbatasan Yaman.

Pangeran Mansour bin Muqrin, yang menjabat wakil gubernur Provinsi Asir, sedang bepergian bersama sejumlah pejabat tatkala helikopter tersebut jatuh, sebagaimana dilaporkan Al-Ikhbariya.

Penyebab jatuhnya helikopter belum diketahui. Nasib penumpang lainnya juga belum terang, namun laman berita Okaz dari Arab Saudi menyebutkan terdapat laporan yang belum dikonfirmasi bahwa tidak ada penyintas.

Pangeran Mansour dan para pejabat, menurut Okaz, sedang memantau kawasan Asir dari udara saat insiden terjadi.

Pada akhir pekan lalu, Arab Saudi mengklaim telah menangkal sebuah rudal balistik dari Yaman yang menyasar Bandara Internasional King Khalid dekat Riyadh.

Juga pada periode yang sama, sebuah lembaga antikorupsi yang baru dibentuk dan dipimpin putra mahkota Pangeran Mohammed bin Salman telah menahan 11 pangeran, empat menteri, serta belasan mantan menteri.

Pangeran Mansour bin Muqrin tidak masuk dalam daftar individu yang ditangkap.

Dia adalah anak kandung Pangeran Muqrin bin Abdul Aziz yang dilengserkan statusnya sebagai putra mahkota beberapa bulan setelah saudara tirinya, Raja Salman, naik takhta pada 2015.

Sumber: bbc.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 567 kali, 1 untuk hari ini)