Ahok (IST)


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) makin panik setelah staf khususnya Sunny Tanuwidjaja dicegah ke luar negeri oleh KPK.

Ahok pun mengatakan kepada media pernah mengajak Sunny untuk bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

“Karena dia (Sunny) mau ambil gelar doktor, akhirnya saya lepas dia, tidak boleh lagi di lembaga CDT. Dia ikut lembaga itu karena katanya ingin tahu gaya kepemimpinan saya. Makanya, saya pernah ajak dia ketemu Ibu Megawati, Pak Surya Paloh dan lain-lain. Dia cuma mau tahu saja,” kata Ahok, Kamis (7/4).

Ahok memberikan pembelaan kepada Sunny bahwa mantan peneliti CSIS itu tidak pernah memegang proyek di Jakarta.

“Sunny tidak pegang proyek apapun. Lagi pula, dia (Sunny) bukan staf khusus atau anak magang juga,” ungkap Ahok.

Share !

suaranasional.com – 08/04/2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 8.451 kali, 1 untuk hari ini)