Jakarta – Pidato Megawati Soekarno Putri pada HUT PDI-Perjuangan ke 44 tahun benar benar menimbulkan kegaduhan serta ada inconsistent politik secara nasional karena mengandung sentiment yang sentris. ungkap Sandri Rumanama

Pengamat muda dan direktur Sandri Center Institute ini juga menambahkan pernyataan Ibu Mega Wati lebih parah dari Ahok soal penistaan agama. tutur Sandri

“Jika Ahok Di Pidanakan Karena Menistakan Agama Dalam Hal Ini Ulamah dan Umat Islam Ya Ibu Mega Juga Saya Rasa Agak Lebih Parah Karena Semua Agama Dinistakan” tutur Sandri

Menurut tokoh muda nasional asal maluku ini, pidato ibu mega bukan menistakan pemuka agama dan agama juga menistakan falsafah bangsa dan dasar konstitusi kita yakni UUD 1945.

“Jika Pantas di Pidanakan Ya Pidanakan Saja Karena Ucapan Ibu Megawati Melanggar Falasafah Pancasila, Dan Dasar Konstitusi Kita Karena Indonesia Adalah Negara Yang Menganut Paham Ketuhanan” ungkap Sandri

Sandri menjelaskan bagai mana tidak. falsafah bangsa kita butir pertamanya adalah mengakui bahwasaanya Tuhan Itu Ada, bahkan pada teks redaksional dasar konstitusi mengakui bahwasaanya Kemerdekaan Adalah Rahmat Dari Tuhan dan semua agama memiliki Tuhan dan semua agama percaya bahwa ada hari pembelasan dari tuhan sedangkan ibu mega masih meragukannya karena belum melihatnya. jelasnya

Beginlah Ucapan Ibu Megawati..
“Para Pemimpin Ideologi Tertututup Memposisikan Diri Sebagai Peramal Dengan Fasih Meramalkan Apa Yang Akan Terjadi Dimasa Mendatang Termaksud Dalam Kehidupan Setelah Dunia Fanah Padahal Notebene Mereka Sendiri Belum Melihatnya” Tutur Megawati pada pidatonya

Sandri menjelaskan soal pidato Ketua Umum PDI-Perjuangan ini adalah sebuah sindiran untuk tokoh tokoh agama bukan saja Islam namun semua agama karena semua agama percaya hari akhir, jika sindiran ini mengandung unsur bahasa pidana karena menistakan agama ya wajiblah di proses oleh lembaga penegak hukum. Tuturnya

“Jika Secara Bahasa Jika Kita Maknai Ucapan Ini, berarti akhirat (kehidupan Setelah Dunia Fanah) Itu tak ada, jika demikian Tuhan berbohong karena semua kitab hampir mengatakan bahwa akhirat itu ada, jika tuhan berbohong maka semua imam, ulama, pendeta serta gelar pemuka agama juga berbohong karena mengatakan akhirat itu ada. jelasnya

Ditanya soal prodak regulasi mana yang di gunakan untuk mempidanakan pidato ibu Megawati ?.

Sandri menjawab “Kalau Soal Itu Adalah Urusan Teman Teman Yang Berkompoten Di Bidang Hukum Saya Hanya Menjelaskan Dari Pengkaedahan Bahasa Dan Histori Serta Soaial Politik Saja” ungkap Sandri

Sandri berharap agar semua masyarakat harus tenang menyikapi persoalan ini, karena persoalan ini adalah persoalan perang politik dan ideologi maka masyarakat harus mampu menahan diri agar tidak ada konflik integrasi. Himbaunya (Redaksi)

by: Syamsul Hidayat / sigap88news.co.id

(nahimunkar.org)

(Dibaca 4.287 kali, 1 untuk hari ini)