JAKARTA (voa-islam.com) – Siapa sejatinya yang mempunyai agenda memakzulkan Jokowi? Sejak Koalisi Merah Putih, menguasai DPR dan MPR, terus menggelembung isu tentang pemakzulan Jokowi, yang disuarakan para ‘begundal’ Jokowi.

Sejatinya, yang memiliki pikiran kotor ‘piktor’ itu, justru dari kalangan pendukung Jokowi sendiri. Seperti sikap Ray Rangkuti dan para simpatisan Jokowi, yang akan menjadi bumerang untuk Jokowi.

Dengan sangat nampak, Ray Rangkuti, aktifis kiri dan simpatisannya iltu, justru akan menjadi predator yang siap menggerogoti pemerintah Jokowi. Ray melemparkan berbagai isu pemakzulan Jokowi. Diantaranya :

Ray melangsungkan acara diskusi bertajuk Politik Bohong dan Jegal-jegalan: Mampukah Jokowi Bertahan?”, di Teh Tong Tji, Gedung Menteng Huis, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Minggu (12/10/2014). Ray Rangkuti secara gamblang membeberkan bahwa Jokowi layak dimakzulkan jika :

1. Jokowi tidak menuntaskan kasus penculikan aktifis 98.

2. Jokowi tidak menyelesaikan kasus Munir.

3. Jokowi tidak menuntaskan kasus Lapindo.

4. Jokowi tidak menyelesaikan kasus Century.

5. Jokowi tidak mampu memenjarakan para pengemplang pajak.

6. Jokowi tidak dapat memberantas mafia migas dan sumber daya alam.

7. Jokowi menambah utang luar negeri.

8. Jokowi meningkatkan politik import.

Itulah apa yang ada di kepala Ray dan relawan Jokowi. Maka sudah jelas bahwa yang meniupkan pemakzulan datang dari pihak Jokowi sendiri. Sayang, Ray tidak memasukan soal BLBI dan penjualan asset negara yang menjadi tanggung jawab Mega, saat ia berkuasa.

Tapi, sekarang yang diharu-biru dengan berbagai isu, justru Koalisi Merah Putih, yang mempunyai tendensi memakzulkan Jokowi. Lihat saja. Apakah Jokowi benar-benar berpihak kepada rakyat dan kaum miskin.

Sebaliknya, Jokowi hanya akan menjadi perpanjangan tangan kaum kapitalis, penindas rakyat? Nanti akan terjawab dengan susunan kabinet Jokowi. Benar tidak Jokowi sebagai pembela rakyat. [jj/dbs/voa-islam.com]

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.602 kali, 1 untuk hari ini)