Amerika Serikat mewakili dua belas negara, yang mengumumkan penarikan pasukan mereka dari Afghanistan. Sedikitnya 40.000 Amerika Serikat dan Sekutunya akan keluar Afghanistan akhir tahun 2012.

Amerika Serikat menarik keluar pasukannya sebanyak 33.000 pada akhir 2012. Atau sepertiga dari 101.000 tentara Amerika yang berada di Afghanistan pada bulan Juni. Amerika sudah loyo menghadapi pejuang Taliban, yang terus menerus melakukan offensive ke sasaran strategis di ibukota Kabul.

Koalisi 49 negara telah mengumumkan rencana penarikan pasukan mereka, dan mereka hanya akan mempertahankan sejumlah pasukan mereka di Afhanistan melatih pasukan dan polisi di negeri itu. Hampir dipastikan akhir tahun 2012 pasukan asing di Afghanistan akan menyusut. Diperkirakan tahun 2014 mereka sudah akan habis. Mungkin tidak sampai tahun itu, mereka sudah akan pergi, karena gempuran yang begitu dahysat dari pejuang Taliban.

Sekitar 14.000 tentara asing akan meninggalkan Afghanistan akhir Desember, menurut Associated Press. Amerika Serikat menarik keluar 10.000 pasukannya tahun ini, Kanada menarik 2.850 pasukan tempur musim panas ini; Perancis dan Inggris masing-masing akan memulangkan sekitar 400 pasukannya, Polandia menarik 200 pasukannya, dan Denmark dan Slovenia menarik keluar sekitar 120 pasukan dari Afghanistan.

Pengurangan pasukan akan lebih banyak dalam tahun depan (2013), ketika 26.000 diperkirakan lebih akan pergi. Angka mencakup 23.000 pasukan Amerika, 950 personil Jerman, Perancis 600 personil, Inggris 500 personil , 400 personil dari Polandia, Belgia 290 personil, 156 personil Spanyol, dan Swedia 100 personil.

Jenderal James F. Amos, komandan Korps Marinir, mengatakan pada AP bahwa jumlah Marinir di provinsi Helmand di selatan Afghanistan dikurangi secara drastis pada tahun 2012, dan peran mereka yang tetap akan beralih dari pemberontakan melawan untuk pelatihan dan menasihati pasukan keamanan Afghanistan.

Sekarang ada sekitar 19.400 Marinir di Helmand, dan yang dijadwalkan dikurangi menjadi sekitar 18.500 pada akhir tahun ini.

Banyak negara lain, termasuk Hungaria, Finlandia dan Italia, sedang menyelesaikan jadwal penarikan mereka. Pemilihan Presiden di Eropa dan krisis utang Eropa juga bisa mempercepat rencana penarikan. Perdana Menteri Australia Julia Gillard mengatakan minggu ini bahwa misi pelatihan Australia dapat diselesaikan sebelum tanggal target 2014.

Penarikan pasukan Amerika Serikat itu, menggambarkan bahwa negeri itu sudah tidak lagi dapat bertahan di Afghanistan. (mh/tm) eramuslim.com, Rabu, 30/11/2011 00:03 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 981 kali, 1 untuk hari ini)