.

 

YERUSALEM (voa-islam.com) – Pasukan Israel telah menembak dan melukai sedikitnya 30 warga Palestina di Masjid Al-Aqsa di Timur Yerusalem.

Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa bentrokan meletus antara pasukan Israel dan jamaah Palestina di kompleks masjid ketika pemukim Israel memasuki tempat suci tersebut pada hari Rabu (16/4/2014).

Menurut saksi, pasukan Israel menyerbu masjid untuk melindungi para pemukim Yahudi. Mereka mengatakan pasukan Israel menembakkan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan jamaah.

“Sekitar 1.000 petugas keamanan Israel menyerbu kompleks itu,” kata kantor berita Palestina Ma’an mengutip Sheikh Azzam al-Khatib, direktur jenderal wakaf Muslim dan urusan Al-Aqsa, mengatakan.

Dalam beberapa bulan terakhir, pasukan Israel dan pemukim ilegal Yahudi telah meningkatkan serangan mereka terhadap warga Palestina yang mengunjungi masjid. Hal ini telah menyebabkan konfrontasi kekerasan antara kedua belah pihak.

Pada hari Ahad, bentrokan pecah antara pasukan Israel dan warga Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa saat polisi Israel mencegah Muslim memasuki salah satu pintu gerbang kompleks.

Pasukan Israel menggunakan granat kejut untuk membubarkan para demonstran.

Rezim Israel juga telah memberlakukan pembatasan untuk menghentikan jamaah Muslim dari memasuki masjid tersebut.

Pada tanggal 25 Februari, parlemen Israel (Knesset) membahas rencana untuk mencaplok kompleks Al-Aqsa.

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) telah mengutuk langkah Knesset sebagai “eskalasi berbahaya, ” menyebutnya bagian dari tujuan Israel untuk” Yahudisasi Yerusalem.”

Komplek Al-Aqsa, yang terletak di Kota Tua Al-Quds yang diduduki Israel, adalah titik nyala benterokan antara Muslim Palestina dan Yahudi Israel. Komplek tersebut, dikenal orang Yahudi sebagai Temple Mount adalah situs ketiga paling suci Islam setelah Mekkah dan Madinah di Arab Saudi. (by)

(nahimunkar.com)