JAKARTA (voa-islam.com)–Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) mengundang Hakim Mahkamah Konstitusi, Patrialis Akbar, untuk memberikan kuliah umum di depan ratusan mahasiswa LIPIA, Jumat (15/4/2016) malam.

Dalam pemaparannya Patrialis menaruh harapan kepada mahasiswa LIPIA untuk bisa melanjutkan pembangunan bangsa Indonesia.

“Saya kira hal ini sangat penting, betapa tidak saudara sekalian sebagai mahasiswa dan yang akan melanjutkan pembangunan bangsa ini dan akan menjadi pemimpin di negara ini. Paling tidak melalui profesi masing-masing, tentu ini sangat perlu diketahui,” jelas Patrialis di Kampus LIPIA, Jakarta Selatan.

Patrialis juga menyebutkan bahwa sistem yang dianut Indonesia sangat memungkinkan untuk melibatkan para ulama dan pakar syariah lulusan LIPIA. Dengan demikian, bahwa pelaung untuk memimpin negara Indonesia terbuka bagi lulusan LIPIA sekalipun.

“Apabila Allah mengizinkan bisa juga ada di antara saudara yang akan menjadi menteri. Hal ini sangat mungkin terjadi, Kenapa? Karena sistem yang dibuka dan dianut di negara ini betul-betul memberikan kesempatan yang begitu luas untuk bisa memimpin negara ini,” kata Patrialis.

Patrialis menyebutkan juga bahwa memimpin negara yang dimaksud tidak sebatas menjadi presiden atau menteri namun, dalam arti lebih luas lagi.

“Memimpin negara tentu tidak sebatas menjadi presiden atau pembantu presiden. Tetapi banyak lembaga negara yang didesain begitu rupa yang secara sama bertujuan menyelengarakan pemerintahan,” ujar Patrialis.

Sumber: voa-islam.com/Ahad, 14 Rajab 1437 H / 17 April 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 613 kali, 1 untuk hari ini)