Patung Gajah di Gresik Telan Dana 1 Miliar

  • Ancaman azab di akherat bagi pembuat patung dan yang terlibat.

Inilah beritanya.

***

Percaya Tidak, Bikin Patung Gajah Mungkur Lucu Habiskan Dana Rp 1 Miliar

 


Patung Gajah Mungkur telah menjadi tetenger (landmark) Gresik paling baru. Berapa biaya untuk membangun dua patung gajah yang lucu tersebut?
“Rp 1 Miliar,” ujar Manajer Humas PT Petrokimia Gresik Muhammad Ihwan kepada detikcom, Senin (10/10/2020).


Ihwan mengatakan dana sebesar itu merupakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Petrokimia Gresik. Untuk penggunaannya, kata Ihwan, pihaknya menyerahkannya kepada Pemkab Gresik.

“Kami diminta oleh Pemkab Gresik. Desain dan semuanya dari pemda (Pemkab Gresik),” kata Ihwan.

Karena itu Ihwan tidak banyak mengerti tentang desain patung gajah yang aneh, unik, dan lucu tersebut. Ihwan hanya tahu bahwa patung Gajah Mungkur itu menjadi viral.

“Memang itu rancangan dari pemda, dua (patung gajah) itu,” lanjut Ihwan.

Secara pribadi Ihwan mengatakan bahwa bentuk patung tersebut abstrak, mempunyai gaya dan penyajian baru. Menurut Ihwan justru banyak netizen yang memuji bentuk dua patung tersebut.

Netizen banyak yg memuji. Memang gaya baru, penyajian baru. Mungkin kita jarang liat yang seperti itu. Tapi kalau kita lihat di internet, banyak yang abtsrak kayak gitu. Mungkin pemda punya pertimbangan lain dengan bentuk itu,” kata Ihwan.

Sementara itu Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Gresik enggan menanggapi soal proyek tersebut. “Njenengan ke asisten II, bukan saya yang ngurusi,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Gresik Gunawan Setiaji.

Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Gresik Ida Lailatus Sa’diyah belum bisa dikonfirmasi. Panggilan ke ponsel Ida tidak diangkat.(dtk)

 

Gelora News
10 Februari 2020


 

***

Ancaman azab di akherat bagi pembuat patung dan yang terlibat

 

Ancaman siksa yang amat sangat dahsyat di Hari Qiyamat.

Berikut ini keterangan Ibnu Qudamah dalam Kitabnya, Al-Mughni, juz 7:

ج 7:( 5674 )فَصْلٌ : وَصَنْعَةُ التَّصَاوِيرِ مُحَرَّمَةٌ عَلَى فَاعِلِهَا ; لِمَا رَوَى ابْنُ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ قَالَ : { الَّذِينَ يَصْنَعُونَ هَذِهِ الصُّوَرَ يُعَذَّبُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ , يُقَالُ لَهُمْ : أَحْيُوا مَا خَلَقْتُمْ } . وَعَنْ { مَسْرُوقٍ قَالَ : دَخَلْنَا مَعَ عَبْدِ اللَّهِ بَيْتًا فِيهِ تَمَاثِيلُ , فَقَالَ لَتِمْثَالٍ مِنْهَا : تِمْثَالُ مَنْ هَذَا ؟ قَالُوا : تِمْثَالُ مَرْيَمَ , قَالَ عَبْدُ اللَّهِ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ : إنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْمُصَوِّرُونَ } . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِمَا , وَالْأَمْرُ بِعَمَلِهِ مُحَرَّمٌ . كَعَمَلِهِ .

Fasal: Pembuatan gambar-gambar/ patung-patung (bernyawa –manusia atau binatang) diharamkan atas pembuatnya, karena berdasarkan apa yang diriwayatkan Ibnu Umar dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda:

{ الَّذِينَ يَصْنَعُونَ هَذِهِ الصُّوَرَ يُعَذَّبُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ , يُقَالُ لَهُمْ : أَحْيُوا مَا خَلَقْتُمْ }

Orang-orang yang membuat gambar-gambar/ patung-patung ini mereka disiksa di Hari Qiyamat, dikatakan kepada mereka: Hidupkanlah apa yang telah kamu ciptakan. (Muttafaq ‘alaih).

Dan riwayat dari Masruq, dia berkata: Kami bersama Abdullah masuk ke rumah yang di dalamnya ada patung-patung, maka dia berkata mengenai patung di antaranya: Patung siapa ini?

Mereka menjawab: Patung Mariam.

Abdullah berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:

: إنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْمُصَوِّرُونَ

Sesungguhnya manusia paling keras siksanya di Hari Qiyamat adalah pelukis-pelukis/ pematung-pematung. (Muttafaq ‘alaih).

Dan perintah untuk mengerjakannya diharamkan (pula) sebagaimana (keharaman) mengerjakannya. (Ibnu Qudamah, Al-Mughni, juz 7, fasal 5674).

Jadi bukan hanya pembuat patung-patung itu yang diancam adzab paling dahsyat di Hari Qiyamat, namuntermasuk pula yang memerintahkannya beserta orang-orang yang terlibat dalam urusan itu.

Demikianlah,pembuatan patung itu sendiri sangat diancam oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, pelakunya (termasuk pimpro –pemimpin proyek—dan anak buahnya) dengan ancaman siksa paling keras di Hari Qiyamat. Kalau patung-patung itu disembah, maka akan lebih-lebih lagi siksanya di Akherat kelak.

https://www.nahimunkar.org/proyek-patung-patung-di-indonesia-penghamburan-dana-demi-menabung-dosa/

(nahimunkar.org)

(Dibaca 564 kali, 1 untuk hari ini)