LONTARANEWS – Ratusan massa aksi yang menamakan diri “Indonesia Bergerak” berkumpul di Patung Kuda, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (8/9). Mereka berkumpul untuk menyampaikan aspirasi menolak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur Jakarta dan bakal calon Gubernur Jakarta.

Massa aksi memakai seragam kaos putih yang bertuliskan hastag #TolakAhok, mengitari bundaran air mancur patung kuda. Tak ayal, aksi massa ini menarik perhatian kendaraan-kendaraan yang melintasi bundaran Patung Kuda.

Jurubicara massa aksi, Jamal Hidayat mengatakan Ahok selama menjabat Gubernur DKI bukannya menyelesaikan sederet persoalan Ibukota, tapi malah menyulut persoalan dan membawa banyak masalah bagi warga Jakarta.

“Ahok adalah pemimpin yang terkenal bukan karena prestasi, melainkan terkenal karena perilakunya yang kontroversi,” ujarnya di Bundaran Patung Kuda.

“Indonesia Bergerak” berisikan kumpulan elemen masyarakat seperti kalangan pekerja, pedagang, mahasiwa, profesional muda, buruh, aktivis dan lain sebagainya.

“Ada enam alasan kami menolak Ahok. Yakni, minus etika, anarkis terhadap rakyat kecil, tak mampu benahi Jakarta, biang konflik, minus prestasi dan juga munafik,” tegasnya.

Para massa aksi pun membentangkan banner bertuliskan “Ahok Biang Konflik”, “#Tolak Ahok”, “Ahok Gagal Jakarta Masih Banjir”, dan “Ahok Minus Moral”.

“Ahok bukan solusi bagi ibukota, tapi petaka bagi warga Jakarta,” tandas Jamal Hidayat. [beritaislam24h.com / rc/ lontaranews.com]

(nahimunkar.com)

(Dibaca 3.857 kali, 1 untuk hari ini)