JAKARTA (voa-islam.com)- Mantan menteri Kehutanan, MS Ka’ban menyatakan bahwa saat ini masyarakat Indonesia keadaannya seperti di dalam neraka. Hal ini karena disebabkan oleh hutang yang dimiliki Indonesia cukup tinggi.

“Karena hutang Negara, menyeret rakyat bergelimang maksiat. Rakyatnya merasa di neraka,” tulisnya pada akun Twitter pribadi miliknya, @hmskaban, beberapa waktu lalu.

Indonesia sebagai Negara besar dan memiliki kekayaan yang luar biasa tidak sepantasnya merasakan hal demikian.

Politisi dari Partai Bulan Bintang (PBB) ini juga menyebut bahwa penghasilan Indonesia juga tidak sebanding dengan apa yang dicapai. Bahkan lebih besar daripada hutang kini dimiliki Indonesia.

“Setiap tahun cicilan bunga hutang terus bertambah hampir Rp. 150 triliun. Jumlah hutang sudah lebih besar dari penerimaan Negara. Inikah cita-cita kemerdekaan?”

Karena itu ia menghimbau kepada pemerintah untuk segera bertanggung jawab dan tidak melepaskan tanggungjawab. Ia juga mengingatkan kepada siapapun untuk jihad melunaskan hutang yang ada.

“Jihad fi sabilillah, yang mati meninggalkan hutang tertunda masuk surge sebelum hutangnya diselesaikan. Lepas tangan tanda ga’ bertanggungjawab.”

Perlu diketahui, bahwa hutang yang dimiliki Indonesia saat ini bertambah secara signifikan. Bahkan ada yang mengatakan hutang Indonesia setara dengan masa kepemimpinan mantan Presiden Soeharto. (Robigusta Suryanto/voa-islam.com) Senin, 04 Jan 2016

(nahimunkar.com)

 

 

(Dibaca 927 kali, 1 untuk hari ini)