Ilustrasi, jangan kalian dekati zina/ foto dok ist.


Kasus prostitusi online yang melibatkan artis VA dan seorang model AS riuh dibicarakan masyarakat. Pasca mencuatnya kasus tersebut muncul beberapa fakta.

 Puluhan Artis Terungkap Prostitusi

Santernya pemberitaan soal prostitusi artis online turut membongkar ternyata masih banyak artis lain yang ikut terjerembab dalam kasus prostitusi online. Kabarnya selain VA ada 45 artis lain yang juga terlibat langsung dengan dua mucikari ES dan TN. Selain artis, 100 nama model majalah pria dewasa juga turut terseret kasus serupa.

Pekerja seks tidak bisa diperkarakan

Pihak kepolisian membenarkan bahwa para pekerja seks tidak dapat terjerat hukum. Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi mengatakan pada media lokal bahwa pekerja seks dan pembeli jasa memang tak dijerat hukum pidana.

“Karena tidak ada undang-undang yang menjerat (pekerja seks). Sementara, (mereka) kita periksa sebagai saksi. Pasalnya yang kita terapkan (pidana) mucikari, karena penyedianya kan mucikari,” ujar Harissandi seperti dikutip dari CNN.

Menurut KUHP pasal 296 jo. Pasal 506 bahwa hukum hanya akan menjerat muncikari sebagai jasa penyedia layanan. Si pemesan bisa terjerat hukum apabila telah menikah dan istri atau anggota keluarganya melaporkannya dengan delik aduan perzinahan.

https://www.era.id – diringkas.

***

Umat Islam Indonesia Resah karena Zina dan Homosex Diputuskan MK Tak Bisa Dipidanakan, Gempa pun Menggoncang di Mana-mana (Arsip)

Posted on 19 Oktober 2018 – by Nahimunkar.com

by Nahimunkar.com, 16 Desember 2017

Ya, Baru Saja Umat Islam Indonesia Resah karena Zina dan Homosex Diputuskan MK Tak Bisa Dipidanakan, Gempa pun Menggoncang di Mana-mana di tengah malam, Jumat (15/12) sekitar pukul 23.47 WIB.

Teriakan Allahuakbar Allahuakbar dari ratusan masyarakat di wilayah Dayeuhklot Kabupaten Bandung. Hampir semua warga berhamburan keluar rumah, karena gempa telah terjadi selama 1 menit, pada Jumat (15/12) sekitar pukul 23.47 WIB, tulis http://jabarekspres.com.

Pusat gempa bumi telah terditeksi BKMG disejumlah wilayah, yakni di Tasikmalaya Jawa Barat, DIY, dan Jawa Tengah dengan kekuatan 7.5 SR, lokasi 8.03 Lintang Selatan (LS), 108.04BT, kedalaman 105 KM.

Humas Basarnas Jawa Barat, Joshua Banjarnahor mengatakan, pusat gempa terjadi di laut 43 km barat daya Tasikmalaya. “Kami masih terus memantau di lapangan dan berkoordinasi terus dengan BMKG dan pihak terkait,” kata Joshua.

Dia pun mengungkapkan, Tim Rescue mulai di stand bykan beserta potensi SAR yang berada di Tasik, Pangandaran juga Garut. Menurut informasi yang didapat, sejumlah fasilitas publik mengalami kerusakan, seperti samsat Pangandaran, RS Guntur Garut, Masjid kubang Tasik, Pesantren Darul Ulum ciamis. Serta rumah warga yang berada di pangandaran dan Tasikmalaya pun banyak yang mengalami kerusakan.

“Kami telah menghimbau, khusus masyarakat sekitar pantai selatan Jawa Barat. Agar menjauh dari pantai. Jika potensi tsunami sudah berakhir, akan kita sampaikan info nya. Sekitar 2 jam yang akan datang. Untuk kita smua juga kita waspada berita hoax” pungkasnya.

Laporan : Yulli S Yulianti

Editor: Igun Gunawan/jabarekspres.com

Maksiat, Zina dan music akibatkan bencana

Diceritakan oleh Ibn Abi Dunya dari Anas bin Malik, bahwa beliau bersama seorang lelaki lainnya pernah menemui Aisyah. Lelaki ini bertanya, “Wahai Ummul Mukminin, jelaskan kepada kami tentang fenomena gempa bumi!” Aisyah menjawab,

إذا استباحوا الزنا ، وشربوا الخمور ، وضربوا بالمعازف ، غار الله عز وجل في سمائه ، فقال للأرض : تزلزلي بهم ، فإن تابوا ونزعوا ، وإلا أهدمها عليهم

“Jika mereka sudah membiarkan zina, minum khamar, bermain musik, maka Allah yang ada di atas akan cemburu. Kemudian Allah perintahkan kepada bumi: ‘Berguncanglah, jika mereka bertaubat dan meninggalkan maksiat, berhentilah. Jika tidak, hancurkan mereka’.”

Orang ini bertanya lagi, “Wahai Ummul Mukminin, apakah itu siksa untuk mereka?”

Beliau menjawab,

بل موعظة ورحمة للمؤمنين ، ونكالاً وعذاباً وسخطاً على الكافرين ..

“Itu adalah peringatan dan rahmat bagi kaum mukminin, serta hukuman, adzab, dan murka untuk orang kafir.”  (Al-Jawab Al-Kafi, Hal. 87–88)

Dari pernyataan Umar, beliau memahami bahwa penyebab terjadinya gempa di Madinah adalah perbuatan maksiat yang dilakukan masyarakat yang tinggal di Madinah. Pernyataan ini disampaikan kepada para sahabat dan mereka tidak mengingkarinya. Ini menunjukkan bahwa mereka sepakat dengan pemahaman Umar radhiallahu ‘anhu.

Hal yang semisal juga telah dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dalam hadis dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, beliau bersabda,

إِذَا اتُّخِذَ الفَيْءُ دُوَلاً، وَالأَمَانَةُ مَغْنَمًا، وَالزَّكَاةُ مَغْرَمًا، وَتُعُلِّمَ لِغَيْرِ الدِّينِ، وَأَطَاعَ الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ، وَعَقَّ أُمَّهُ، وَأَدْنَى صَدِيقَهُ، وَأَقْصَى أَبَاهُ، وَظَهَرَتِ الأَصْوَاتُ فِي الْمَسَاجِدِ، وَسَادَ القَبِيلَةَ فَاسِقُهُمْ، وَكَانَ زَعِيمُ القَوْمِ أَرْذَلَهُمْ، وَأُكْرِمَ الرَّجُلُ مَخَافَةَ شَرِّهِ، وَظَهَرَتِ القَيْنَاتُ وَالمَعَازِفُ، وَشُرِبَتِ الخُمُورُ، وَلَعَنَ آخِرُ هَذِهِ الأُمَّةِ أَوَّلَهَا، فَلْيَرْتَقِبُوا عِنْدَ ذَلِكَ رِيحًا حَمْرَاءَ، وَزَلْزَلَةً وَخَسْفًا وَمَسْخًا وَقَذْفًا وَآيَاتٍ تَتَابَعُ كَنِظَامٍ بَالٍ قُطِعَ سِلْكُهُ فَتَتَابَعَ.

وَفِي البَابِ عَنْ عَلِيٍّ,.

وَهَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ، لاَ نَعْرِفُهُ إِلاَّ مِنْ هَذَا الوَجْهِ.

Jika harta rampasan perang dijadikan kas negara (tidak lagi diberikan kepada orang yang ikut perang), amanah dijadikan rebutan, jatah zakat dikurangi, selain ilmu agama banyak dipelajari, lelaki taat kepada wanita dan memperbudak ibunya, orang lebih dekat kepada temannya dan menjauh dari ayahnya, banyak teriakan di masjid, yang memimpin kabilah adalah orang yang bejat (fasik), yang memimpin masyarakat orang yang rendah (agamanya), orang dimuliakan karena ditakuti pengaruh buruknya, para penyanyi wanita tampil di permukaan, khamr diminum, dan generasi terakhir melaknat generasi pertama (sahabat), maka bersiaplah ketika itu dengan adanya angin merah, gempa bumi, manusia ditenggelamkan, manusia diganti wajahnya, dilempari batu dari atas, dan berbagai tanda kekuasaan Allah (musibah) yang terus-menerus, seperti ikatan biji manik-manik yang putus talinya, maka biji ini akan lepas satu-persatu.” (HR. Turmudzi, beliau mengatakan: Terdapat hadis semisal dari Ali, hadis ini gharib, tidak kami jumpai kecuali dari jalur ini)/ dipetik sebagian dari Sumber :  konsultasisyariah.com/aslibumiayu.net, judul Apa Penyebab GEMPA BUMI? Dosa, Maksiat, Salah Satunya Akibat Merajalelanya MUSIK

***

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ ، فَقَدْ أَحَلُّوا بِأَنْفُسِهِمْ كِتَابَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Apabila zina dan riba telah nampak di suatu kampong maka sungguh mereka telah menghalalkan diri mereka ketetapan (‘adzab) Allah ‘Azza wa Jalla. (HR At-Thabrani, Al-Hakim dia berkata shahih sanadnya, dan Al-Baihaqi, menurut Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wat Tarhib 1859 adalah hasan lighairihi).

Jangan dekati zina saungamanahdotblogspotdotcom

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- :« مَا نَقَضَ قَوْمٌ الْعَهْدَ قَطُّ إِلاَّ كَانَ الْقَتْلُ بَيْنَهُمْ وَلاَ ظَهَرَتِ الْفَاحِشَةُ فِى قَوْمٍ قَطُّ إِلاَّ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْهِمُ الْمَوْتَ وَلاَ مَنَعَ قَوْمٌ الزَّكَاةَ إِلاَّ حَبَسَ اللَّهُ عَنْهُمُ الْقَطْرَ ».

Dari ‘Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Tidaklah suatu kaum merusak janji sama sekali kecuali akan ada pembunuhan di antara mereka. Dan tidaklah perzinaan nampak di suatu kaum kecuali Allah akan menguasakan kematian atas mereka, dan tidaklah suatu kaum menahan zakat kecuali Allah akan menahan hujan dari mereka. (HR Al-Hakim, ia berkata shahih atas syarat Muslim, dan riwayat Al-Baihaqi, menurut Al-Albani shahih lighairihi dalam Shahih At-Targhib wat-Tarhib nomor 2418).

عَنْ مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ مَا لَمْ يَفْشُ فِيهِمْ وَلَدُ الزِّنَا فَإِذَا فَشَا فِيهِمْ وَلَدُ الزِّنَا فَيُوشِكُ أَنْ يَعُمَّهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِعِقَابٍ

Dari Maimunah istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Umatku akan senantiasa dalam kebaikan selama di antara mereka tidak bermunculan anak hasil zina, jika anak hasil zina telah bermunculan di antara mereka, maka dikhawatirkan Allah akan menghukum mereka semua.” (HR Ahmad 25600 sanadnya hasan, menurut Al-Albani hasan lighairihi dalam Shahih At-Targhib wat-Tarhib no 2400).

(nahimunkar.com/edt.: br)

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.303 kali, 1 untuk hari ini)