MYANMAR – Menteri Pemerintah Myanmar, Aung Sin, pada hari Selasa (30/0413) menerima penghargaan Nobel Perdamaian tahun 2013, yang diberikan kepada Presiden Burma Thein Sein oleh International Crisis Group (ICG) pada tanggal 22 April 2013 di New York, Amerika Serikat.

ICG mengatakan, penghargaan ini diberikan kepada Presiden Thein Sein karena ia membebaskan tahanan politik di Burma, mengurangi ketakutan di pihak oposisi politik dan penurunan signifikan dalam pelanggaran hak asasi manusia yang diderita oleh dua etnis, Karen dan Karini, di timur Burma.

Di sisi lain, banyak pihak yang menentang pemberian Nobel ini karena kondisi etnis minoritas, pendekatannya terhadap kasus pelanggaran HAM di Arakan dan ketidakmampuannya menghentikan pembunuhan dan pembakaran terhadap Muslimin Rohingya.

 Tim Investigasi Burma Hapus Kebangsaan Rohingya Bikin Bentrok

Bocah-bocah Rohingya Disiksa dengan Sengatan Listrik & Dibuang ke Laut

Astaghfirullah!!! 9 Kota Arakan Tidak Bisa Dimasuki Oleh Bantuan

 Kunjungan SBY ke Burma Tak Agendakan Pertemuan dengan Pemuka Rohingya
[usamah/rohingya] (voa-islam.com) Selasa, 30 Apr 2013

***

Kekejaman rezim Burma Myanmar telah nyata diketahui dunia, di antaranya betapa sadisnya terhadap muslimin Rohingya ini.

***

Tahanan Muslim Rohingya Disiksa Sampai Mati di Penjara Rezim Burma

 muslim rohingya disiksa di penjaraMYANMAR– Kamis (21/02/13) Kongres Nasional Arakan (ANC), salah satu organisasi anggota Uni arakan Rohingya (ARU) yang berada di bawah Organisasi Kerjasama Islam (OKI), mengeluarkan laporan bahwa sedikitnya  1000 Muslim Rohingya mengalami penangkapan sewenang – wenang oleh Pemerintah Burma pada tahun lalu.

Laporan itu juga mengatakan bahwa di antara para tahanan itu ada beberapa wanita muslimah dan 70 anak – anak, bahkan ada yang di bawah usia 10 tahun.

Menurut laporan itu, penyiksaan dan kekerasan di penjara di praktekkan secara luas, termasuk eksploitasi seksual, yang menyebabkan kematian sedikitnya 68 orang.

Menurut penuturan mantan tahanan, orang – orang Rohingya sering dipukuli setiap hari oleh polisi. Sampai – sampai beberapa tahanan menemui ajalnya karena kerasnya penyiksaan dan kekerasaan yang mereka dapatkan di penjara. Apalagi ada lansia. Bahkan tahanan baru tidak memakai baju.[usamah/imo] .(voa-islam.com)

https://www.nahimunkar.org/forum-umat-islam-sumatera-utara-sesalkan-kunjungan-sby-ke-myanmar/

***

{وَمَا نَقَمُوا مِنْهُمْ إِلَّا أَنْ يُؤْمِنُوا بِاللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ } [البروج: 8]

8. Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji, (QS AL-BURUJ/ 85: 8)

{لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا} [المائدة: 82]

82. Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. (QS AL-MAAIDAH: 82.)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَزَوَالُ الدُّنْيَا أَهْوَنُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ قَتْلِ رَجُلٍ مُسْلِمٍ

Sungguh lenyapnya dunia lebih ringan di sisi Allah dibandingkan terbunuhnya seorang Muslim. ( HR. AN-NASA-I (VII/82), dari ‘Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu anhu. Diriwayatkan juga oleh at-Tirmidzi (no. 1395). Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahiih Sunan an-Nasa-i dan lihat Ghaayatul Maraam fii Takhriij Ahaadiitsil Halaal wal Haraam (no. 439).

Dalam Al-Qur’an, Allah menegaskan dahsyatnya siksa bagi pembunuh orang mu’min dengan sengaja:

وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا  [النساء : 93]

93. Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya. (QS AN-NISAA’/4: 93)

(NAHIMUNKAR.COM)

(Dibaca 224 kali, 1 untuk hari ini)