cinaPRIBUMINEWS – Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno mengakui pemerintah Republik Rakyat Cina pernah mengakui BUMN Cina yang bekerja sama dengan BUMN Indonesia beberapa tahun lalu adalah BUMN abal-abal. “Kualitasnya bukan nomor satu, kemungkinan nomor tiga. Hal ini diungkapkan oleh pemerintah RRT sendiri,” kata Rini di gedung DPR, Jakarta, Selasa (30/6).

Karena itu, untuk kerja sama kali ini, kata Rini, pemerintah memastikan kerja sama dengan pemerintah Republik Rakyat Cina berbeda dengan beberapa tahun lalu. “Kita ingat betul waktu dulu kita bekerja sama dengan RRT untuk pembangkit listrik 10.000 Megawatt dan pesawat. Oleh sebab itu, sejak awal kami menekankan terus kepada Presiden RRT bahwa kerja sama ke depan jangan sampai seperti yang sudah-sudah,” ujar Rini.

Diungkapkan Rini lagi, untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah komunis Cina akan menunjuk National Development and Reform Commission (NDRC) untuk menentukan BUMN Cina yang bekerja sama dengan BUMN Indonesia. “Sebab, proyek yang akan dikerjasamakan dengan Cina adalah BUMN yang sudah masuk dalam Fortune 100. Kami menginginkan BUMN Tiongkok dan BUMN Indonesia dapat bekerja sama dengan baik dan berkualitas,” tuturnya.

Tapi, skema kerja samanya masih sama seperti dulu, yakni skema business to business, walau kali ini diawasi oleh pemerintah. “Artinya, kami akan menjaga betul perjanjiannya. Sebab, pendanaan ini bukan pinjaman lunak, melainkan pinjaman komersial,” katanya.

Sebelumnya, di hari yang sama, dalam kesempatan rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, Rini mengungkapkan bahwa soal utang yang sebegitu gedenya, Rp 520 triliun, kepada Cina yang menawarkan adalah Cina, bukan Indonesia yang meminta.

Tetap saja, utang adalah utang, apalagi, ang menawarkan utang ini sekarang adalah pemerintah yang pernah memberikan “barang abal-abal”. Lagi pula, Menteri Koordinator Sofyan Djalil pada Maret lalu pernah mengatakan, salah satu penyebab yang membuat nilai rupiah terpuruk adalah utang luar negeri. Tidakkah utang akab Cina itu akan membuat nilai rupiah semakin terpuruk dan pada akhirnya akan membuat bangsa dan negara ini juga semakin terpuruk dan terhina di mata dunia? (Ron/Pur) Oleh Redaksi -Rabu 1 Jul 2015 , 03:19

 

***

Kejamnya Milisi Cina Indonesia ‘Po An Tui’ Terhadap Kaum Pribumi

Sejarah kejamnya Milisi Cina Indonesia ‘Po An Tui’ Terhadap Kaum Pribumi dapat dibaca di sinihttps://www.nahimunkar.org/kejamnya-milisi-cina-indonesia-po-tui-terhadap-kaum-pribumi/

***

Orang mukmin tidak layak tersengat dua kali dalam satu lubang. Karena Nabi saw bersabda

« لاَ يُلْدَغُ الْمُؤْمِنُ مِنْ جُحْرٍ وَاحِدٍ مَرَّتَيْنِ »

Ora prayoga kanggo wong sing iman yen diantup kewan nduwe upas (nganti) kaping pindho ing sak bolongan”. ( muttafaqun ‘Alaih)

Tidak layak bagi seorang yang beriman untuk disengat hewan berbisa sebanyak dua kali dari satu lubang”. ( muttafaqun ‘Alaih)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.450 kali, 1 untuk hari ini)