Kapal induk Cina siaga di laut Cina Selatan


JAKARTA (Arrahmah.com) – Menyusul pelanggaran kedaulatan pemerintah komunis Cina terkait masuknya kapal penangkap ikan KM Kway Fey 10078 berbendera Cina dan kapalcoastguard atau keamanan laut milik negara Cina ke kawasan perairan Natuna, Provinsi Kepualuan Riau, pemerintah Jokowi diminta mengkaji ulang hubungan persahabatan dengan negeri Tirai Bambu itu.

“Insiden tersebut hendaknya dijadikan kajian mendalam bagi Pemerintah Jokowi bahwa Pemerintah Cina yang katanya ingin menjadikan kita sahabat baik, ternyata tidak menghargai kedaulatan kita,” kata anggota Komisi I DPR, Tantowi Yahya, lansir rmol, Selasa (22/3/2016)

Menurutnya insiden di laut Natuna yang melibatkan Kapal Hiu 11 milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan kapal patroli pantai Cina mengisyaratkan dua hal penting.

Pertama, jelasnya, aktivitas pencarian ikan yang dilakukan oleh kapal-kapal nelayan China ternyata di-back-up oleh pemerintahnya. Kedua, Pemerintah Cina ternyata tidak begitu sreg dgn ketegasan Indonesia dalam mengamankan perairan kita dari berbagai pencurian. (azm/arrahmah.com) – Selasa, 12 Jumadil Akhir 1437 H / 22 Maret 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.307 kali, 1 untuk hari ini)