MUI Pastikan Belum Keluarkan Sertifikasi Halal Vaksin Measles Rubela/foto hrnind


Pemerintah seolah menampakkan diri peduli halal, hingga sertifikasi halal yang selama ini dipegang oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia) diambil alih (direbut?) oleh pemerintah. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengumumkan pengabil alihan penerbitan sertifikasi halal dari tangan MUI ke tangan pemerintah itu pekan lalu.

Sementara itu MUI menegaskan bahwa Vaksin Measles Rubela (MR) ternyata hingga saat ini masih belum mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hal itu diungkapkan sendiri oleh Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin AF.

Dalam kenyataan, vaksin MR yang belum memiliki sertifikat halal dari MUI itu telah ‘dipaksakan’ (?) pemvaksinannya / vaksinasinya di mana-mana.

Pertanyaannya, Lha kalau pemerintah memang benar peduli halal, kenapa vaksin MR itu tidak dimintakan sertifikasi halalnya dulu sebelum digunakan?

Sebaliknya, kalau kenyataannya pemerintah begitu (tidak peduli halal), kenapa pemerintah mengambil alih pekerjaan sertifikasi halal yang selama ini dikerjakan oleh MUI?

Oleh Hartono Ahmad Jaiz

(nahimunkar.org)

(Dibaca 401 kali, 1 untuk hari ini)