Pemerintah Arab Saudi mengirim intruksi ke seluruh  masjid di seluruh negerinya dalam pekan ini untuk memerintahkan khotib  tentang bahayanya Syiah  yang didukung Iran di Yaman dan menyatakan pemberontak Syiah Houthi di Yaman sebagai “musuh Islam” dan “teroris.”

Kementerian Saudi meminta Imam untuk menekankan bagaimana negara-negara Teluk harus berjuang melawan pemberontak Syiah Houthi untuk menyelamatkan Yaman dan orang-orang dari “agresi Houthi dan penindasan.” Instruksi menyoroti cara-cara kekerasan yang digunakan oleh pemberontak yang didukung Iran untuk menaklukkan Yaman, termasuk membunuh warga sipil dan menghancurkan masjid dan lembaga Islam.

Sholat Jumat adalah ritual besar Islam  dalam sepekan .  Sejak masa awal Islam, khotbah Jumat telah menjadi sarana untuk menyebarkan pesan dari khalifah untuk disampaikan kepada jamaahnya. (JL/KH)Eramuslim –Redaksi – Senin, 10 Jumadil Akhir 1436 H / 30 Maret 2015 08:23 WIB

***

Liga Arab Sepakat Bentuk Koalisi Gabungan untuk Gempur Pemberontak Syiah Houthi

Redaksi – Senin, 10 Jumadil Akhir 1436 H / 30 Maret 2015 06:00 WIB

Eramuslim.com – Pemimpin negara-negara anggota Liga Arab sepakat untuk membentuk pasukan militer Arab sebagai upaya untuk mengintervensi Yaman. “Pemimpin-pemimpin Arab telah memutuskan untuk sepakat pada prinisip pasukan militer gabungan Arab,” kata Presiden Mesir Abdel Fatah al-Sisi (Minggu, 29/3).
Menurut keterangan sejumlah pejabat Mesir, pasukan gabungan itu akan terdiri dari sekitar 40 ribu pasukan elit yang dilengkapi dengan pesawat perang, kapal angkatan laut, dan light armor.
Namun sejumlah analis, seperti dimuat BBC, menyebut bahwa tidak mungkin keseluruhan anggota Liga Arab yang berjumlah 22 negara akan bergabung dengan pasukan tersebut. Pembentukan pasukan gabungan juga diperkirakan akan memerlukan wantu beberapa bulan.
Saat ini diketahui ada 10 negara koalisi yang dipimpin Arab Saudi melakukan serangan udara di Yaman. Serangan yang dilakukan adalah untuk mendukung Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi yang melarikan diri setelah keuntungan oleh pemberontak Syiah Houthi. Serangan itu dimaksudkan untuk memberantas para pemberontak Houthi.(rz)

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.125 kali, 1 untuk hari ini)